Kerabat Kapten Afwan Kembali Gelar Sholat Gaib: Alhamdulillah Keluarga Ikhlas

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 15 Januari 2021 17:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 338 2345158 kerabat-kapten-afwan-kembali-gelar-sholat-gaib-alhamdulillah-keluarga-ikhlas-C03ZcBKnQP.jpg Foto: Okezone/Putra

BOGOR - Keluarga dan warga dari pilot Sriwijaya Air SJ 182 Kapten Afwan kembali menggelar solat gaib di di Masjid Ad Daulah Komplek Bumi Cibinong Endah, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (15/1/2021).

Kerabat Kapten Afwan Syaiful Anwar mengatakan solat gaib ini merupakan yang kesekian kalinya setelah juga sempat dilakukan di kediaman Kapten Afwan. Solat gaib ini sebagai bentuk keikhlasan keluarga terkait kondisi dari Kapten Afwan.

"Di rumah duka juga kami sudah melakukan salat gaib, tapi kemarin dilakukan untuk ibu-ibunya saja. Karena ada protokol kesehatan ya, jadi dibatasi. Nah bapak-bapak diarahkan ke masjid karena jamaahnya kan banyak. Alhamdulillah pihak keluarga ikhlas, sudah menerima apapun yang terjadi baik jasadnya ketemu atau tidak," kata Syaiful, kepada wartawan.

Syaiful menambahkan, jika jasad Kapten Afwan ditemukan keluarga berencana memakamkannya di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Pondok Rajeg Cibinong. Karena dekat dari kediaman keluarga.

"Diputuskan Insya Allah jika jasadnya ketemu, maka kami akan melakukan salat jenazah dan dimakamin di Pondok Rajeg. Alasan memilih TPU Pondok Rajeg adalah karena jaraknya dekat," ungkapnya.

Dirinya berharap seluruh keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 diberi ketabahan dan tim SAR gabungan dapat menemukan para korban.

"Saya coba untuk mengupdate keadaan penemuan jenazah, Alhamdulillah sampai hari ini sudah ditemukan 8 jenazah, yang 2 sudah dimakamkan dan yang 6 sedang diidentifikasi di RS Polri. Dengan doa yang dilakukan, semoga seluruh pencarian korban dari Basarnas diberikan kekuatan, keselamatan dan keikhlasan" tutup Syaiful.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada Sabtu 9 Januari sekira pukul 14.40 WIB. Pesawat jatuh di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Dari data manifest, pesawat diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini