Momen Pelayat Rengkuh-Peluk Mobil Jenazah Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 16 Januari 2021 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 16 338 2345498 momen-pelayat-rengkuh-peluk-mobil-jenazah-habib-ali-bin-abdurrahman-assegaf-b58rrkggt2.jpg Foto: MNC News Portal/Fahreza Rizky.

JAKARTA - Ulama kharismatik Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf meninggal dunia. Ia dimakamkan di Kompleks Pemakaman Habib Kuncung, Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (16/1/2021).

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia, ribuan pelayat yang merupakan pecinta habaib telah "menyemut" di lokasi. Mereka nampak bersalawat, bertakbir, dan berdoa seraya menunggu kedatangan jenazah Habib Ali.

BACA JUGA: Ribuan Jamaah Padati Lokasi Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman

Panitia pemakaman sempat kewalahan mengatur pelayat agar tidak berkerumun. Mereka secara persuasif meminta agar warga menjaga jarak, dan memberikan akses jalan untuk para habaib dan kendaraan pengantar jenazah.

Alhasil, dengan keikhlasan dari para pelayat, mereka akhirnya membentuk barikade agar ada ruang untuk kendaraan melintas.

Tidak lama berselang, iring-iringan kendaraan pengantar jenazah Habib Ali tiba di lokasi. Kendaraan sempat kesulitan masuk karena padatnya pelayat. Akhirnya, lajur pun dibuka.

Rombongan kendaraan pengantar jenazah Habib Ali perlahan masuk ke areal pemakaman membelah kerumunan pelayat.

Pelayat yang merupakan pecinta habaib nampak merengkuh dan memeluk mobil ambulans yang membawa jenazah Habib Ali.

BACA JUGA: Gemuruh Takbir Sambut Kedatangan Jenazah Habib Ali Abdurrahman Assegaf

Pada saat mobil jenazah membelah kerumunan, gemuruh takbir dan salawat semakin kencang. Mereka juga nampak berdoa untuk almarhum Habib Ali di tempat peristirahatan terakhirnya.

Sebagaimana diketahui, ulama besar Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf meninggal dunia di Rumah Sakit Purwakarta, Jawa Barat, Jumat 15 Januari 2021.

Keluarga besar Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf memberikan maklumat agar pecinta habaib tidak ikut beramai-ramai mengantarkan jenazah almarhum. Sebab saat ini pandemi corona belum berlalu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini