Penyelam Kopaska Temukan Handphone dan Dompet Milik Penumpang Sriwijaya Air Rion Yogatama

Antara, · Minggu 17 Januari 2021 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 17 338 2346029 penyelam-kopaska-temukan-handphone-dan-dompet-milik-penumpang-sriwijaya-air-rion-yogatama-LSHxxHt6uM.jpeg Kantong jenazah berisi bagian tubuh penumpang Sriwijaya Air yang jatuh. (Foto : Okezone/Giri Hartomo)

JAKARTA - Penyelam Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) Marinir TNI Angkatan Laut menemukan dompet dan handphone milik penumpang Sriwijaya Air SJ182 bernama Rion Yogatama.

Penyelam menemukan dompet Rion berikut kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), dan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) di dalamnya.

Penyelam dari komando pasukan katak (Kopaska) telah menemukan gawai dan SIM Card milik Rion Yogatama di kedalaman 17 meter.

Hasil temuan para penyelam TNI AL lalu dikumpulkan dan diserahkan ke pihak Basarnas untuk identifikasi lebih lanjut.

Hingga hari kesembilan, tim SAR TNI AL masih terus mencari memori dari Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu.

Di sela-sela pencarian CVR bagian dari kotak hitam pesawat, para penyelam juga mengumpulkan serpihan pesawat dan bagian tubuh korban penumpang Sriwijaya Air.

Sementara itu, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid menyatakan pihaknya tetap fokus pada objek pencarian terutama jenazah, karena ini menjadi harapan bagi keluarga korban.

"Serpihan juga tetap dievakuasi, apabila kita melihat kondisi sinyal pandu (beacon) yang ditemukan beberapa hari lalu ada kemungkinan CVR tertutup oleh serpihan pesawat," ujar Rasyid, melansir Antara.

Baca Juga : KRI Kurau Temukan 3 Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Sementara pada Selasa (12/1) petang, salah satu bagian dari kotak hitam yakni Flight Data Recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan telah ditemukan tim penyelam dari TNI Angkatan Laut (AL).

Badan SAR Nasional memperpanjang masa pencarian korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu hingga 18 Januari 2021.

Baca Juga : Areal Dermaga JICT II Dipenuhi Serpihan Sriwijaya Air SJ-182

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini