Pemkot Bogor Punya RS Lapangan Covid-19

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 18 Januari 2021 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 338 2346338 pemkot-bogor-punya-rs-lapangan-covid-19-X4HVbTzxJs.jpg RS Lapangan Covid-19 Kota Bogor (Foto : Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akhirnya memiliki RS Lapangan untuk pasien Covid-19 di Wisma Atlet GOR Pajajaran, Kota Bogor. Rumah sakit tersebut mampu menampung 64 pasien covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) ringan.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan rumah sakit lapangan ini sebelumnya direncanakan untuk menghadapi situasi terburuk kasus covid-19 di Kota Bogor sejak 2020 lalu. Melihat kasus semakin meningkat, akhirnya RS Lapangan mulai dibuat.

"Kami berkordinasi dengan BNPB saya berbicara langsung dengan Pak Doni Munardo beliau mendukung penuh kita targetkan dalam dua minggu dengan dana yang dialokasikan oleh BNPB," kata Bima, kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Bima menambahkan, RS Lapangan ini dikhususkan untuk pasien OTG dengan gejala ringan. Meski berada di Kota Bogor, rumah sakit ini juga bisa digunakan untuk warga luar yang disediakan sekitar 30 persen.

"Jadi rumah sakit ini diselesaikan dalam waktu dua minggu khusus untuk pasien covid-19 dengan gejala ringan. 70 persen untuk warga Kota Bogor dan 30 persen ada ruang untuk luar kota Bogor. Karena rumah sakit ini tidak bisa dibatasi tapi kami prioritaskan untuk warga Kota Bogor," ungkapnya.

Ke depan, Pemkot Bogor juga akan menyiapkan tempat lainnya untuk ruang isolasi untuk pasien covid-19. Hal itu untuk mengantispasi skenario terburuk dalam menghadapi pandemi covid-19.

"Ke depan masih secara cepat mengakselerasi menyiapkan tempat lain untuk ruang tempat isolasi, orang tanpa gejala. Ada beberapa tempat yang kita bidik karena kita juga tidak ingin main--main menyiapkan skenario situasi terburuk," jelas Bima.

Sementara itu, Kepala RS Lapangan Kota Bogor dr Yeti Haryati menjelaskan total disediakan ada 64 tempat tidur untuk pasien covid-19. Rinciannya, yakni 56 tempat tidur berada di lantai dua dan tiga dan 8 tempat tidur lainnya di lantai satu ruang IGD.

Baca Juga : Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas Wafat, Ini Kenangan Ustadz Abdul Somad

"Lantai dua untuk perawatan wanita dan lantai tiga perawatan laki-laki. Perawatan yang kami lakukan berbasis standar pelayanan Kemenkes," ucap Yeti.

Untuk tenaga kesehatan, RS Lapangan memiliki 10 dokter spesialis paru dan spesialis penyakit dalam juga 11 dokter umum. Sedangkan, untuk jumlah perawat dari target 60 orang baru tersedia 44 orang.

"Pelayanan isolasi dengan ruangan bertekanan negatif yang sudah terukur. Pelayanan lain seperti laboratorium kita bekerja sama dengan Labkesda Kota Bogor dan RSUD Kota Bogor juga rongten mobile bisa di sini. Pasein dirawat 7-10 hari dengan swab ulangan. Kalau kondisi pasien memburuk dirujuk ke RSUD Kota Bogor atau rumah sakit lain," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini