Bima Arya Bakal Sanksi RS Ummi Terkait Habib Rizieq

Erfan Maaruf, iNews · Senin 18 Januari 2021 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 338 2346623 bima-arya-bakal-sanksi-rs-ummi-terkait-habib-rizieq-29wOAVM3D0.jpg Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Humas Pemkot Bogor)

JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan, akan memberikan sanksi pada Rumah Sakit Ummi. Pemberian saksi karena RS Ummi telah memberikan informasi bohong terkait hasil pemeriksaan Habib Rizieq Shihab.

"Sanksinya pasti sesuai aturan. Pasti (beri sanksi)," kata Bima di Bareskrim Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021).

Baca Juga:  Ini Alasan Komnas HAM Sebut Kasus Tewasnya Laskar FPI Bukan Pelanggaran HAM Berat 

Meski begitu, dia masih belum dapat memastikan mengenai sanksi yang akan diberikan kepada RS Ummi. Dia mengatakan, sanksi akan diberikan oleh Satgas Covid-19.

"Saya baru mendapatkan data tadi konfirmasi tentunya ini menjadi pertimbangan bagi satgas untuk memberikan sanksi. Ini pelajaran bagi seluruh RS untuk betul-betul kooperatif dengan satgas dengan pemerintah kota. Bentuk sanksinya apa masih kita dalami," bebernya.

Bima Arya selesai menjalani pemeriksaan selama tiga jam oleh penyidik terkait fakta-fakta baru terkait informasi bohong pemeriksaan Habib Rizieq Shihab di Rumah Sakit atau RS Ummi Bogor.

Baca Juga:  Kenangan Habib Rizieq Dijewer oleh Sang Guru Habib Ali Assegaf

Sebelumnya, Direksi Ummi, Bogor, Jawa Barat dilaporkan ke Kepolisian Resor Bogor Kota atas dugaan menghalang-halangi kerja Satuan Tugas Covid-19 untuk memeriksa Rizieq Shihab.

Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait kasus RS Ummi, Bogor, Jawa Barat. Ketiganya adalah Habib Rizieq Shihab, menantu Habib Rizieq, Muhammad Hanif Alatas dan Dirut RS UMMI Andi Tatat.

Ketiganya disangkakan dengan Pasal 14 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, serta Pasal 216 KUHP dan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini