Disuruh Beli Kopi Pria Bercelana Loreng, Motor Sport Pemuda Ini Raib Dicuri

Helmi Syarif, Koran SI · Kamis 21 Januari 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 21 338 2348242 disuruh-beli-kopi-pria-bercelana-loreng-motor-sport-pemuda-ini-raib-dicuri-DpgQxM2B6o.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA – Seorang pemuda kehilangan sepeda motor sport-nya setelah diminta membeli kopi oleh seorang yang mengaku sebagai anggota TNI.

Video pencurian yang tersebar di media social tersebut terlihat seorang yang bercelana loreng dan berkaos khas TNI tersebut membawa kabur motor sport Suzuki berwana biru. Momen pencurian tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial.

Baca juga:  Gagal Mencuri di Perumahan TNI AL, Sopir Perusahaan Farmasi Bonyok Diamuk Massa 

Kapolsek Gambir AKBP Kadek Budiyarta mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat korban inisial AL telah membuat janji bertemu pelaku di lokasi.

"Jadi kejadian itu Senin (18/1) pukul 14.00 WIB ya. Korban ini kenal di Facebook sama pelaku. Dia mau cari lowongan pekerjaan, terus janjian ketemuan di Jalan Tanah Abang II, di gedung SOS itu," kata Budi, Kamis (21/1/2021).

Baca juga:  Pura-Pura Pinjam, Diduga Oknum Polisi Bawa Kabur Motor Tukang Fotocopy

Keduanya pun bertemu di lokasi sesuai janji yang telah disepakati. Menurut Budi, keduanya sempat terlibat percakapan ringan saat bertemu.

Namun, pelaku kemudian meminta korban membeli kopi untuk mereka berdua. Korban yang tanpa rasa curiga kemudian menuruti permintaan pelaku. Nahas bagi korban, saat dia tengah membeli kopi, pelaku kemudian membawa kabur motornya tersebut.

"Jadi korban disuruh beli kopi. Nah pas beli kopi motor si korban ini langsung dibawa kabur," tegas Kadek.

Kadek memastikan korban tidak menjadi korban hipnotis oleh pelaku. Dia menyebut saat itu AL dalam keadaan sadar saat tengah berbincang dengan pelaku.

Terkait seragam loreng yang dimiliki pelaku, Kadek menyebutkan pihaknya belum bisa memastikan pelaku merupakan oknum anggota TNI. Hingga saat ini pihaknya masih dalam penyelidikan dalam menangkap pelaku tersebut.

"Itu masih kita lidik masih dalam penyelidikan. Saksi-saksi yang masih mau tanyakan dulu. Kita lagi periksa saksi-saksi sama CCTV," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini