Depok Siapkan RS Khusus Ibu Hamil dan Melahirkan yang Positif Covid-19

R Ratna Purnama, Koran SI · Jum'at 22 Januari 2021 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 338 2349105 depok-siapkan-rs-khusus-ibu-hamil-dan-melahirkan-yang-positif-covid-19-asmJ4uyl8s.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

DEPOK - Pemerintah Kota Depok berencana membuat rumah sakit khusus ibu hamil dan melahirkan yang positif Covid-19. Saat ini, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok sedang melakukan penjajakan terhadap satu rumah sakit di Depok untuk mewujudkan RS khusus Covid-19 maternal-neonatal.

“Kami pun lagi berikhtiar didukung oleh Asosiasi Rumah Sakit Seluruh Indonesia (ARSI) untuk penyediaan layanan rumah sakit khusus untuk kasus Covid-19 maternal neonatal,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Melonjak, IDI: Penerapan Prokes di Daerah Masih Kelihatan Berat

Pihaknya melihat urgensi dari penyediaan RS khusus Covid-19 maternal-neonatal ini dari sejumlah kasus yang terjadi. Pasalnya, ada beberapa kasus ibu hamil dan melahirkan yang positif Covid-19, namun harus menjalani perawatan bercampur dengan pasien Covid-19 lainnya.

“Karena kita belum ada yang mengkhususkan untuk maternal-neonatal. Mungkin di beberapa sakit dikelompokkan ya biasanya kan rumah sakit dikelompokkan ya mana yang kasus baru, mana kasus lama, mana yang perempuan dan laki kan dipisah, lalu mana yang hamil dan lain-lain, kalau memang ada beberapa mungkin bisa disatu kamar kan. Nah, untuk itu kami coba berikan alternatif solusi agar yang terkena maternal neonatal disatukan di dalam satu rumah sakit,” paparnya.

Dadang menyebutkan, kemarin ada kasus ibu hamil yang Covid-19 lalu melahirkan. Kemudian, bayinya dibawa pulang sedangkan ibunya langsung menjalani isolasi di rumah sakit. “Jadi untuk ibu-ibu hamil itu nanti akan coba kita khususkan. Ini ada potensi satu rumah sakit di daerah Depok dengan 28 tempat tidur mudah-mudahan ini bisa terwujud agar layanan penanganan Covid-19 untuk ibu hamil ataupun ibu dan anak bisa tertangani secara khusus,” harapnya.

Baca Juga:  Kemenkes Ungkap Ada Daerah dengan Tingkat Keterisian RS Covid-19 Lebih dari 80%

Sementara itu terkait ketersediaan tempat tidur di RS, Dadang menambahkan saat ini sudah ada rumah sakit yang menambah untuk pasien Covid-19. Di RS Harapan saat ini sudah ditingkatkan menjadi 40 tempat tidur untuk pasien Covid-19 dari sebelumnya hanya lima tempat tidur saja.

“Jadi pagi ini sebetulnya kami sedang melakukan komunikasi kembali dengan RSUD terkait dengan potensi penambahan bed isolasi di rumah sakit umum daerah,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini