Wagub Riza Ungkap Rumah Pompa Dukuh Atas Pernah Disabotase

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 22 Januari 2021 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 338 2349209 wagub-riza-ungkap-rumah-pompa-dukuh-atas-pernah-disabotase-OH1xNK7YXN.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengungkapkan, pihaknya pernah menangkap orang tak dikenal (OTK) yang diduga ingin melakukan sabotase kabel rumah pompa Dukuh Atas pada 2020 lalu.

(Baca juga: Loyalis Amien Rais Diduga Perkosa Anak Kandung, PAN: Bejat dan Tidak Bermoral!)

Saat itu, para pelaku langsung ditangkap oleh para petugas yang berjaga di rumah pompa tersebut.

"Terkait pompa, itu dulu memang pernah ada ya kejadiannya dulu 24 Juli 2020 ada orang tak dikenal masuk ke rumah pompa dini hari tapi keburu ketangkap," kata Wagub DKI Ariza di Balai Kota, Jakarta, Jumat (21/1/2021).

Ariza memastikan, polisi tengah memburu pelaku sabotase yang telah memotong kabel meteran listrik rumah pompa yang berlangsung pada 14 Januari 2021 lalu.

(Baca juga: Dugaan Sabotase Rumah Pompa Air, Geisz Chalifah: Kebiadaban Mereka Tak Berhenti!)

Ia menambahkan bahwa saat ini rumah pompa Duku Atas tetap bisa beroperasi lantaran pelaku hanya memutus kabel meteran rumah pompa ke PLN dan tidak sampai memutus aliran listriknya.

"Kejadian yang beberapa hari kemarin ini, sedang diproses, kita akan lihat, apa motifnya, apa masalahnya, apa yang dilakukan. Tapi alhamdulillah sekalipun ada kabel yang dipotong, tidak menghentikan, pompa yang ada tetap berfungsi," pungkasnya.

Sebelumnya, Sudin Bina Marga Jakarta Pusat tak mau berspekulasi adanya dugaan sabotase dalam peristiwa diputusnya kabel rumah pompa Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Kalau sampai ke sabotase saya pribadi nggak mau berpikiran terlalu jauh karena di lingkungan situ kan banyak pemulung di daerah sana memang untuk tingkat kriminalnya memang agak tinggi juga," kata Kasi Jalan Jembatan dan Kelengkapan Jalan Sudin Bina Marga Jakpus, Yudha Catur Suharnanto saat dihubungi, Kamis 21 Januari 2021.

Yudha mengungkapkan, petugas PPSU juga beberapa kali sempat kehilangan handphone saat bertugas membersihkan di sekitar lokasi rumah pompa Dukuh Atas.

Ia pun menduga kabel meteran rumah pompa Dukuh Atas yang menghubungkan ke PLN tersebut sengaja diputus untuk dicuri. Namun, pelaku belum sempat mengambil kabel tersebut.

"Saya nggak mau berandai-andai nih, karena kita juga nggak tahu ya, pelaku nggak ketahuan, motifnya apa cuman intinya pas kemarin itu kabel pengawatnya diputus gitu." tutur dia.

Ia memastikan bahwa pemutusan kabel meteran PLN di rumah pompa Dukuh Atas tidak menganggu operasional pengoperasian pompa di lokasi.

"Cuma kan dikhawatirkan misalkan kabel ini diputus bisa saja mungkin dia mutus kabel lain segala macam. Kita kan nggak tahu, cuman memang kemarin secara dampak ke rumah pompa sih nggak (ada) karena yang diputus itu cuman ke Kwh meternya aja. tapi kalau secara supply ke pompanya masih aman," tandasnya.

Yudha berharap, tak ada gangguan dalam operasional rumah pompa Dukuh Atas setelah diputusnya kabel meteran PLN. Dia menyebut bahwa gangguan operasi rumah pompa Dukuh Atas di tengah curah hujan tinggi bisa berdampak banjir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini