Kasus Covid-19 DKI Terus Melonjak, Hari Ini Bertambah 3.792

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 22 Januari 2021 19:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 338 2349279 kasus-covid-19-dki-terus-melonjak-hari-ini-bertambah-3-792-ry6Jxm4men.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kasus penularan Covid-19 harian di DKI Jakarta belum menunjukkan adanya penurunan. Kasus penularan Covid-19 di Ibu Kota kembali mencetak rekor dengan 3.792 kasus Covid-19 pada hari ini, Jumat (22/1/2021).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mencatat angka penularan Covid-19 tertinggi dengan 3.786 kasus pada Rabu 20 Januari 2021.

Baca Juga:  Vaksinasi Covid-19 di Jakbar Baru Terlaksana 28,7 Persen

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, pihaknya melakukan tes PCR sebanyak 17.612 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 15.413 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.619 positif dan 11.794 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 3.792 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 173 kasus dari 1 Laboratorium RS Swasta 7 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 234.126. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 125.010," ujar Dwi dalam keterangannya.

Baca Juga:  Bayi Positif Covid-19 di Tarakan Meninggal Dunia

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 1.603 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 23.359 (orang yang masih dirawat/isolasi). Sementara itu, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 243.018 kasus.

"Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 215.719 dengan tingkat kesembuhan 88,8%, dan total 3.940 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%," ujar dia.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 16,2%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 9,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini