Jumlah Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Jakarta Hanya Tersisa 14%

INews.id, · Senin 25 Januari 2021 08:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 338 2350136 jumlah-tempat-tidur-isolasi-pasien-covid-19-di-jakarta-hanya-tersisa-14-WsQZI0eSDl.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta berdampak pada ketersediaan tempat tidur isolasi yang kian menipis. Unit tempat tidur isolasi di DKI Jakarta disebut hanya tersisa 14 persen.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, dari 8.055 unit tempat tidur yang tersedia di seluruh Jakarta, 6.954 di antaranya telah terisi.

"Ketersediaan tempat tidur isolasi per 24 Januari 2021 hanya menyisakan 14 persen," ucapnya di Jakarta, Minggu 24 Januari 2021.

Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan rencana untuk menambah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 1.941 unit. Nantinya total tempat tidur isolasi yang disediakan di Jakarta sebanyak 9.996 unit. 

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 51 Tahun 2021 terkait Perpanjangan Pemberlakuan Jangka Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah. Kepgub itu menandakan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta diperpanjang hingga 8 Februari 2021. 

Keputusan perpanjangan itu dilakukan melihat lonjakan kasus aktif covid-19 di Jakarta sebanyak 34 persen pada Minggu (24/1/2021) dibanding pada tanggal 11 Januari 2021. Kasus aktif pada 11 Januari 2021 sebanyak 17.946 orang dengan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sebanyak 208.583 kasus, sedangkan pada 24 Januari 2021 jumlah kasus aktif menjadi 24.224 orang, dengan jumlah kasus konfirmasi sebanyak 249.815 kasus.

Baca juga: Ini Alasan Pemprov DKI Perpanjang PSBB hingga 8 Februari

“Jumlah kasus aktif sebesar 24.224 orang ini melampaui titik tertinggi kasus aktif yang ada di Jakarta. Sehingga, ini merupakan pesan kepada kita semua pandemi belum berakhir,” ucap Widyastuti.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini