Wagub DKI Sebut PPKM Belum Signifikan Kendalikan Pandemi Covid-19

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 25 Januari 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 338 2350361 wagub-dki-sebut-ppkm-belum-signifikan-kendalikan-pandemi-covid-19-grtmufBdFz.jpg Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto : Okezone/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) menyebut penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan 11-25 Januari 2021 belum signifikan dalam mengendalikan pandemi Covid-19 di Ibu Kota.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat dengan mengikuti metode PPKM hingga 8 Februari 2021.

"Berdasarkan evaluasi 2 minggu terakhir ada peningkatan sekalipun belum signifikan ya. Memang di 2 Minggu PPKM pertama atau PSBB 11 sampai 25 Januari masih ada peningkatan kasus sehingga kami masih terus memperpanjang PSBB atau PPKM yang kedua tanggal 26 sampai 8 Februari ya," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Dia menambahkan, tidak ada perubahan dalam aturan PSBB ketat sampai 8 Februari 2021. Namun, kata dia, DKI hanya menambah jam operasional hingga pukul 20.00 WIB dari sebelumnya pukul 19.00 WIB untuk mempertimbangkan warga yang ingin makan malam di mall.

"Mempertimbangkan permintaan dari mall dan restoran terkait dimungkinkannya jam makan malam," ujar dia.

Baca Juga : Beragam Dukungan hingga Kritik Warganet soal Perpanjangan PSBB di Ibukota

Politikus Gerindra itu menerangkan, peningkatan kasus Covid-19 DKI di tengah kebijakan PPKM pemerintah lantaran masih terdampak dari klaster libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dia pun mengajak warga untuk terus mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, lanjutnya, Dinkes DKI juga akan meningkatkan testing, tracing, dan treatment (3T).

Baca Juga : PSBB Jakarta Diperpanjang, Ganjil-Genap Masih Ditiadakan

"Mudah-mudahan DKI bisa terus meningkatkan jumlah testing sebagai kebijakan penting kami dalam rangka mempercepat identifikasi masalah penyebaran Covid di wilayah Jakarta dan membantu untuk percepatan pencegahan dan penanganan," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini