Pemprov DKI Makamkan 100 Jenazah dengan Protokol Covid-19 Per Hari

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 25 Januari 2021 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 338 2350498 pemprov-dki-makamkan-100-jenazah-dengan-protokol-covid-19-per-hari-Fq4Hw6e1GD.jpg Covid-19.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Kadis Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengatakan, pihaknya memakamkan sekitar 100 jenazah dengan protokol Covid-19 setiap harinya selama melonjaknya kasus penyebaran virus Corona.

Dia mengimbau warga untuk menerapkan protokol kesehatan agar kasus Covid-19 dan kematian warga yang terpapar virus Corona itu segera bisa dikendalikan.

"Kita memakamkan protap Covid itu kurang lebih sehari 100. Non Covid angka kematian kita memakamkan sekitar 90 orang. Jadi ada 190 orang yg harus kita makamkan. Makanya jaga kesehatan," kata Suzi di Balai Kota, Jakarta, Senin (25/1/2021).

Suzi menambahkan, Pemprov DKI Jakarta telah menambah kapasitas pemakaman dengan 600 petak makam untuk jenazah Covid-19 di berbagai daerah.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus 1 Juta Hari Ini?

Dia mengungkapkan bahwa pada awalnya Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI hanya menyiapkan 30-40 petak makam untuk jenazah Covid-19 di awal pandemi Covid-19.

Baca Juga: Anies Akan Perkuat Satgas Covid-19 Tingkat RW Tekan Klaster Keluarga

"Jadi, kami itu menyiapkan awalnya kami mengakomodir mengalokasikan di Tegal Alur dan Pondok Rangon. Kenapa? sebetulnya itu bukan untuk khusus Covid tapi pada saat pandemi, kita mempermudah, karena pada saat itu kita masih kekhawatiran, ketakutan sehingga jenazah itu supaya langsung datang dibawa ke makam, supaya tidak ada lagi dibawa lah ke rumah," jelas dia.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan penambahan lahan untuk pemakaman seperti di Rorotan, Jakarta Utara; Srengseng Sawah Raya, Jakarta Selatan; Bambu Wulung, Jakarta Timur; Bambu Apus, Jakarta Timur; dan Kampung Duku, Jakarta Timur.

"Itu juga bukan untuk mengakomodir yang Covid-19 saja, jadi kaya kita perluasan center kan kita juga harus mengakomodir jenazah yang non Covid-19," pungkasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini