Pasangan Pengantin Ini Jadikan Ular Piton Sebagai Mas Kawin, Ini Ceritanya

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 26 Januari 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 338 2351273 pasangan-pengantin-ini-jadikan-ular-piton-sebagai-mas-kawin-ini-ceritanya-uA7HMfBVlv.JPG Foto: Dokumentasi Pribadi

BOGOR - Maskawin adalah harta yang diberikan mempelai laki-laki kepada perempuan dalam sebuah prosesi pernikahan. Umumnya, harta yang diberikan itu berupa emas, uang atau barang lainnya.

Namun, beda halnya pasangan Sigit Agus Setiawan dan Tiara Puspita Dewi asal Jambu Lebak, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Keduanya memilih ular phyton sebagai salah satu maskawin dalam prosesi pernikahan keduanya.

Sigit menceritakan ular phyton albino itu dipilih menjadi maskawin berangkat dari hobi yang sama dengan sang istri terhadap ular. Sejak berpacaran, keduanya memelihara ular itu dari baru lahir.

"Kebetulan hobi sama, pengen ngasih yang spesial. Jadi yaudah sepakat ular. Dari baru netes (dipelihara), peternaknya temen juga ularnya baru netes mumpung masih kecil harganya belum mahal kita beli," kata Sigit, kepada MNC Portal, Selasa (26/1/2021).

Sekitar dua tahun memadu kasih, tiba hari yang dinanti keduanya untuk mengikat hubungan dengan pernikahan. Sigit dan Tiara pun sepakat menjadikan ular phyton albino itu sebagai salah satu maskawin.

Akan tetapi, keputusan mereka sempat kurang disetujui dari pihak keluarga Tiara. Dengan perlahan, istrinya itu mencoba memberikan pengertian hingga akhirnya keluarga mempelai wanita menyetujui.

"Dari keluarga saya tidak masalah, tapi dari istri sempat tidak setuju. Tapi dikasih pemahaman jangka panjangnya bisa buat investasi juga karena harganya juga lumayan sekarang panjangnya hampir 1 meter itu bisa Rp 3 juta ke atas," ungkap Sigit.

Hingga akhirnya, keduanya pun melangsungkan pernikahan pada Kamis 21 Januari 2021 lalu. Meski menjadi salah satu maskawin, ular phyton itu tidak sebutkan penghulu saat prosesi ijab kabul karena dikhawatirkan menjadi masalah dari sisi agama.

Ular cantik itu hanya dibawa dalam aquarium dengan dihias pita merah. Tak hanya ular albino, Sigit dan Tiara juga membawa ular lainnya yang lebih besar.

"Kalau dari pengulu sih sebenarnya gak disebutin karena dari segi agama takut ada larangan atau gimana. Jadi cuma dibawa aja. Yang disebutin cincin sama seperangkat alat solat," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini