Share

Anies: Sejak Awal Pandemi Covid-19 Kita Telah Mengantisipasi

Bima Setiyadi, Koran SI · Kamis 28 Januari 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 338 2352475 anies-sejak-awal-pandemi-covid-19-kita-telah-mengantisipasi-6cX2xjdg9b.jpg Gubernur Anies Baswedan meninjau RSUD Kramat Jati (Foto : Twitter/@aniesbaswedan)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah foto kunjungannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kramat Jati di akun Instagramnya, Kamis (28/1/2021). Dalam kunjungannya, Anies akan terus mendorong Rumah Sakit swasta untuk menangani Covid-19.

Anies mengatakan, sejak awal pandemi, Pemprov DKI telah mengantisipasi dengan meningkatkan kapasitas dari fasilitas kesehatan yang sudah ada. Terhitung hari ini sedikitnya sudah ada 101 RS rujukan Covid-19 di DKI Jakarta, dari yang sebelumnya m hanya 8 RS rujukan pada Maret 2020.

"Sejak awal pandemi Covid-19 kita telah mengantisipasi dengan meningkatkan kapasitas dari fasilitas kesehatan yang sudah ada. Salah satunya adalah RSUD Kramat Jati, yang dulunya adalah puskesmas, lalu naik kelas menjadi RSUD tipe D, selesai direnovasi pada akhir 2018, alhamdulillah membantu penanganan Covid-19 di tahun 2020," tulis Anies dalam akun isntagramnya dikutip Kamis (27/1/2021)

Anies menjelaskan, saat ini sudah 63% kapasitas RSUD milik Provinsi DKI dikonversi menjadi penanganan khusus Covid-19. Dia akan terus mendorong dan berkolaborasi dengan RS swasta untuk konversi lebih banyak kapasitas penanganan Covid-19.

Sementara itu, lanjut Anies, kapasitas testing juga terus meningkat hingga 135.000 orang per minggu atau 12 kali lipat dar standard WHO. Dengan 85% tes di Jakarta adalah kepada orang suspect, probable dan contact tracing. Peningkatan kapasitas testing juga diiringi dengan peningkatan tenaga contact tracing. Dimana pada tahun lalu telah merekrut 1545 tenaga contact tracing.

"Tenaga kesehatan profesional di Jakarta juga terus kita tingkatkan, hampir setahun mereka bekerja penuh semangat dan sekarang sudah lebih terampil dan lebih siap menangani kasus2 Covid-19. Tapi penambahan tenaga kesehatan ada batasnya dan butuh waktu, karena itu laju penularan Covid-19 harus terus ditekan. Ini hanya bisa dilakukan bersama-sama melalui disiplin 3M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan)," tuturnya.

Beragam komentar warganet memenuhi kolam tulisan tersebut. Mereka rata rata mendoakan agar Gubernur Anies selalu diberi kesehatan.

Baca Juga : Setelah Tenaga Kesehatan, Giliran Penghulu Disuntik Vaksin Covid-19

"Sehat selalu gubernur gue," tulis firman_iyal.

"Semoga selalu sehat, maju terus pak," sambung anggorotriarso.

"Barakallah.. Sehat terus Pak Anies..." budisiwir.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini