Tak Hanya Bersejarah, Gedung dan Kawasan di Jakarta Ini Juga Menyimpan Cerita Horor

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Jum'at 29 Januari 2021 01:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 338 2352651 tak-hanya-bersejarah-gedung-dan-kawasan-di-jakarta-ini-juga-menyimpan-cerita-horor-4Xigeal6sW.jfif Villa Andries/Polsek Palmerah (foto: Dok Sindo)

JAKARTA - Tak hanya soal kemacetan dan banjir. Jakarta juga menyimpan sejumlah cerita cerita horor didalamnya. Beberapa gedung dan bangunan tua serta tempat bersejarah menjadi lokasi yang mistis di Jakarta.

Beragam cerita hingga penampakan sering kali muncul di tempat tempat itu. Bahkan saking seramnya, banyak orang yang tak berani melintas atau masuk di dalamnya.

 Baca juga: Potret Penjara Tua Kema, Peninggalan Bangsa Portugis di Minahasa Utara

Berikut kami rangkum sejumlah lokasi lokasi horor yang tersebar dibalik mewahnya megapolitan Jakarta :

1. Villa Andries Hartsinck

Berlokasi di kawasan Palmerah, Villa Andries Hartsinck kini telah berubah fungsi menjadi Polsek Palmerah, Polres Metro Jakarta Barat dan kini masih di tempati.

Bangunan yang besar diantara pemukiman lainnya membuat villa ini sangat mencekam. Jendela jendela besar dan pintu besar masih berdiri kokoh di bangunan yang berdiri abad 17 itu.

Baca juga:  Sejarah Pembangunan Tugu Proklamasi, Saksi Bisu Kemerdekaan Indonesia

Beberapa anggota polisi disana kerap diganggu oleh sejumlah penunggu, salah satunya wanita berpakaian putih layaknya nona belanda. Bahkan beberapa polisi yang kerap tertidur saat piket malam seringkali diganggu mulai dilempari, nyalakan lampu hidup mati, hingga dipindahkan.

2. Mossoleum OG Khow

 

Berlokasi di TPU Petamburan, Makam OG Khow menjadi satu satunya makam termewah di Asia Tenggara. Bahkan nilai pembangunan makam ini lebih tinggi dari dari miliader Amerika, Rockefeller.

Dengan lokasinya yang besar dan cukup mencolok diantara makam lainnya di Petamburan. Makam OG Khow juga menyimpan cerita mistis. Sosok wanita berpakaian dress merah seringkali menampakan diri secara samar samar.

Bahkan beberapa petugas makam TPU Petamburan mengakui bahwa wanita itu kerap mengganggu mereka saat bekerja, mulai dari bernyanyi, tertawa, hingga menampakkan diri sebagai orang lain. Sesekali penampakan beberapa anak anak juga terlihat main di makam itu.

3. Menara Saidah

Sejak ditutup 2007, menara Saidah mulai ditinggalin. Dengan bangunan menjulang tinggi dan tepat di jalanan utama jakarta. Menara Saidah cukup mencolok, dengan gaya bangunannya yang berseni.

Sayang sejak tak digunakan, menara ini mulai dibiarkan hingga akhirnya terbengkalai. Beberapa warga sekitar menyakini di menara Saidah terdapat kerajaan makhluk halus.

Baca juga:  Gedung Joang Jadi Bangunan Bersejarah Kemerdekaan Indonesia

Hal itu dikuatkan dengan akun youtube kontributor jakarta yang mewawancari seorang anak indigo. Menurut anak itu, beragam makhluk halus memenuhi kawasan menara saidah.

4. Monumen Pancasila Sakti

 

Sebelum dikenal sebagai lokasi pembantaian jenderal jenderal TNI persitiwa G-30 S/PKI. Lokasi monumen Pancasila Sakti di kawasan lubang buaya, Jakarta Timur sudah lebih dulu angker.

Selain karena masih berupa alas atau hutan, kawasan ini kerap ditemukan buaya. Karena itu banyak orang tua melarang anaknya main kesini karena takut diterkam buaya.

Kondisi ini diperburuk dengan Peristiwa G 30/S PKI yang terjadi di tahun 1965. Sejumlah jendral TNI dibantai, dihabisi, dan jenazahnya dimasukkan ke dalam sumur berlubang yang kecil.

Hingga kini, banyak warga yang kerap diganggu, mulai dari teriakan minta tolong, penampakan dengan muka hancur, hingga tarian dan barisan tentara maupun anggota tentara maupun Gerwani PKI.

5. Museum Fatahillah

Sempat terjadi pembantaian 500 etnis china. Membuat kawasan Museum Fatahilla cukup angker. Meski dekat dengan pesisir Jakarta, namun museum ini sangatlah mistis.

Di tempat itu, lingkungan dalam museum tampak lembab dan berbau pengap. Lantai lantai yang masih terbuat dari kayu jati besar menandakan aura yang berbeda. Mencekam dan angker.

Menurut penjaga museum, saat malam hari di waktu tertentu. Terdengan riuh orang rapat dengan menggunakan bahasa Belanda di salah satu ruangan Gedung Fatahillah.

Saat ditelusuri dan dilakukan pemeriksaan. Tak ada satupun orang di ruangan itu. Tak hanya itu, suara langkah kaki dari lantai tiga gedung seringkali terdengar jelas.

6. Gedung Freemason Kimia Farma

Gedung yang berada di jalan Budi Utomo, Jakarta Pusat ini awalnya digunakan untuk pertemuan anggota Freemason (Vrijmetselaar), yakni gerakan yang menjadi kaki tangan zionisme di Indonesia.

Sejak Indonesia merdeka, gedung ini kemudian di Nasionalisasi dan dijadikan kantor pusat Kimia Farma.

Meski kantor pusat, tak seorang pun yang berani tinggal di gedung itu usai maghrib. Para pekerja kimia farma memilih untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah atau menundak esok harinya.

Bahkan saking angkernya, petugas keamanan disana juga tak sekalipun berani masuk saat malam hari. Karena itu saat malam, penjagaan keamanan murni menggunakan cctv disana.

Banyak cerita menyebut, penampakan orang orang dengan wajah berdarah seringkali terlihat di sejumlah ruangan gedung. Selain itu beberapa ojek online juga kerap diganggu dengan adanya order dari maupun menuju gedung.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini