Viral Hasil Swab Keluar Tanpa Tes di Bandara Soetta, Ini Penjelasan Farmalab

Isty Maulidya, Okezone · Sabtu 30 Januari 2021 23:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 338 2353721 viral-hasil-swab-keluar-tanpa-tes-di-bandara-soetta-ini-penjelasan-farmalab-ynoY7Xb6OU.jpg Masyarakat menjalani tes swab. (Ilustrasi/Foto : Sindo)

TANGERANG - Masyarakat dihebohkan dengan pengakuan seorang pengguna jasa layanan drive thru swab antigen Covid-19 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, yang diduga mendapatkan hasil tes negatif tanpa harus dites dahulu. Pengakuan tersebut awalnya viral di aplikasi TikTok dan kemudian diunggah lagi oleh akun gosip di Instagram.

Dua wanita dalam tersebut mengaku baru dimintai identitas KTP dan mengisi formulir, lalu membayar sesuai tarif tes. Tak lama sudah keluar hasil swab antigennya. Padahal, dia belum dites sama sekali oleh petugas yang berada di lokasi kejadian.

Farmalab selaku penyedia jasa laboratorium tes Swab Antigen, Rapid Test dan PCR test di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menanggapi hal tersebut dan membenarkan bahwa hal itu benar terjadi di tempat layanan tes Covid-19 drive thru di Bandara Soekarno-Hatta.

"Setelah dilakukan penelusuran secara internal dan investigasi di lapangan, kejadian dimaksud benar terjadi di lokasi layanan Farmalab drive thru Bandar Udara SoekarnoHatta," ungkap Syafina Amorita, selaku Media Relation Farmalab dalam rilis yang diterima awak media, Sabtu (30/1/2021).

Namun, pihak Farmalab membantaha surat tersebut palsu dan tidak ada unsur kesengajaan memberikan hasil antigen tanpa tes. Hal ini dikarenakan adanya kelalaian dan keteledoran dari petugas. Syafina juga memastikan, peristiwa dimaksud pun baru pertama kali terjadi.

Baca Juga : Fadjroel Rachman Tegaskan Kerja Sama Pentahelix untuk Atasi Pandemi

"Dalam kejadian tersebut tidak ada motif kesengajaan, murni kelalaian dan keteledoran dari petugas, kejadian dimaksud pun baru pertama kali terjadi," katanya.

Pelanggan tersebut juga langsung melakukan tes Covid-19 dan disampaikan hasil test yang sesuai. Farmalab pun langsung memberi sanksi tegas terhadap petugas yang melakukan kelalaian tersebut.

"Atas kelalaian dan keteledoran dimaksud, perusahaan telah menindak Petugas sesuai aturan yang berlaku di Perusahaan," kata Syafina.

Untuk menghindari kejadian serupa terulang, Farmalab akan lebih memperketat prosedur operask standar pelayanan. Salah satunya dengan memasukan proses validasi digital dalam setiap kegiatan operasionalnya. Farmalab juga meminta maaf atas pelanggan yang telah dirugikan tersebut.

Baca Juga : Dulu Perangi Penjajah, Kini NU Diharapkan Satukan Umat Lawan Covid-19

"Perusahaan secara resmi meminta maaf dan mengapresiasi tindakan dengan tujuan baik tersebut untuk lebih meningkatkan layanan Farmalab ke depannya," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini