Lagi! Aksi Jagal Kucing Terjadi di Kalideres Jakbar, Kucing Dibunuh untuk Dimasak

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Senin 01 Februari 2021 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 338 2354407 lagi-aksi-jagal-kucing-terjadi-di-kalideres-jakbar-kucing-dibunuh-untuk-dimasak-x71FjhsPLF.jpg Pelaku di kantor polisi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Penyiksaan terhadap kucing kembali terjadi. Setelah sebelumnya terjadi Sumatera Utara, kini aksi kekerasan terhadap kucing terjadi di Kalideres, Jakarta Barat dan viral di media sosial.

Hal itu terungkap setelah akun instagram @cat_lovers_in_the_world mempostingnya, Minggu (31/1/2021).

Dalam postingan video 30 detik itu terlihat empat kucing loreng mati dipukul. Beberapa warga kemudian mendatangi rumah pelaku.

“ibu ini ketahuan mukul kucing sampai mati dan mau di masak (godog). Kejadian ini terjadi Daerah Kalideres Jambu Air,” katanya dalam caption yang tersebar. 

Sontak postingan ini membuat sejumlah netizen murka. Mereka mulai menghardik kelakuan si ibu yang tega membunuh kucing.

Baca juga: Rumah Jagal Kucing Viral, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

“Itu masih ada yang setengah mati,” komentar penyanyi Danila yang ikut berkomentar lewat akun instagram-nya, @danillariyadi. 

Video tentang kucing yang mati itu kini telah ditonton lebih dari 94.978 akun instagram dan telah dikomentari 3.097 kali.

Baca juga: Viral Foto Berenang Bareng Melanggar Prokes Covid-19, Gubernur NTB Minta Maaf

Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Anggoro Winardi membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan pihaknya tak bisa menjerat pelaku lantaran pemilik kucing memilih menyelesaikan secara damai. 

"Kita langsung bergerak cepat pada hari itu juga dan membawanya ke Polsek," kata Anggoro, Senin (1/2/2021).

Anggoro mengaku, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada pemilik kucing yang tak lain adalah ketua RT, juga memeriksa terduga pelaku. Namun, ketua RT tidak menuntut dan oleh pihaknya dibuatkan surat pernyataan damai.

"Kucingnya itu milik pak RT, kita sudah BAP dan pak RT ga nuntut jadi kami buat surat pernytaan damai," tutur dia.

Menurut dia, dari keterangan terduga pelaku seorang perempuan, kucing itu dibunuh dan dimasak dagingnya karena untuk obat sang suami yang menderita penyakit asma. Pihaknya masih mengamankan satu ekor kucing dari rumah terduga pelaku yang masih hidup.

"Menurut kepercayaan terduga pelaku itu buat obat asma. Ada satu kucing di kantor ini untuk barang bukti," tutupnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini