Situ Citongtut Gunung Putri Diduga Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Mati

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 02 Februari 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 338 2355033 situ-citongtut-gunung-putri-diduga-tercemar-limbah-ribuan-ikan-mati-w9xaf4eLMx.jpg Ribuan ikan di Situ Citongtut, Gunung Putri, mati. (Foto : Ist)

BOGOR - Ribuan ikan di Situ Citongtut, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mati. Diduga, ikan-ikan tersebut mati karena situ tercemar limbah pabrik B3 dari perusahaan.

Kepala Desa Cicadas, Dian Hermawan mengatakan, ribuan ikan tersebut sudah terlihat mengambang sejah dua hari terakhir. Puncaknya, pagi tadi ikan sudah mati di permukaan hingga menimbulkan bau busuk.

"Sudah sejak dua hari yang lalu pada mabok (mengambang) ikannya, sekarang mati. Warga juga sudah mulai protes karena bau busuk menyengat," kata Dian saat dihubungi MNC Portal, Selasa (2/2/2021).

Ikan di Situ Citongtut itu sedianya untuk konservasi dari lembaga terkait termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Juga untuk pesta rakyat pada akhir 2021.

"Itu (ikan) banyak dari sumbangan. Dari Dinas, perusahaan, kecamatan, juga ada beberapa bulan yang lalu. Rencananya juga buat pesta rakyat akhir 2021, tapi pada mati gimana enggak jengkel," ucapnya.

Peristiwa serupa, lanjut Dian, pernah terjadi pada 2020. Tetapi, saat ini adalah yang terparah dan menimbulkan bau busuk.

"Selama saya menjabat memang juga pernah seperti ini tahun lalu tapi enggak terlalu parah. Ini yang terparah banyak ikannya yang mati sama bau busuk sampai ke area permukiman warga," kata Dian.

Baca Juga : Warga Baubau Dihebohkan Munculnya Ribuan Ikan ke Permukaan Sungai

Diduga kuat, ikan tersebut mati tercemar limbah B3 perusahaan. Saat ini, pihaknya bersama instansi terkait sedang melakukan investigasi perusahaan mana yangt terbukti membuang limbah berbahaya.

"Kemungkinan besar limbah beracun B3 dari perusahaan. Ada 17 perusahaan yang mengaliri air ke arah situ. Tapi kita belum tahu yang mana membuang (B3) kita sedang mapping, kita intip," tuturnya.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Bogor, Patroli Tim Pemburu Pelanggar Ditingkatkan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini