Habib Rizieq Gugat Polisi Terkait Penangkapan dan Penahanannya

Ari Sandita Murti, Sindonews · Rabu 03 Februari 2021 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 338 2355738 habib-rizieq-gugat-polisi-terkait-penangkapan-dan-penahanannya-keedr96KVA.jpg Habib Rizieq di dalam sel (foto: istimewa)

JAKARTA - Habib Rizieq Shihab melalui kuasa hukumnya, Alamsyah Hanafiah mengajukan permohonan gugatan praperadilan, tentang tidak sahnya penangkapan dan penahanannya di kasus kerumunan Petamburan, Jakarta Barat ke PN Jakarta Selatan pada Rabu (3/2/2021) ini.

Adapun gugatan tersebut telah terdaftarkan ke PN Jakarta Selatan dengan nomor register 11/PIT.PRA/2021/PN.JKT.SEL, tertanggal Rabu (3/2/2021) dengan tergugatnya Penyidik Bareskrim Polri Cq Penyidik Polda Metro Jaya.

"Hari ini Rabu (3/2/2021) kami dari Tim Advokasi Habib Rizieq Shihab selaku kuasa hukum Imam Besar Habib M Rizieq Shihab telah mendaftarkan permohonan Praperadilan atas tidak sahnya penangkapan dan penahanan klien kami di PNJakarta Selatan," ujar Kuasa hukum Habib Rizieq, Alamsyah Hanafiah di PN Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2021).

 Baca juga: Polri Gandeng Densus 88 Dalami Rekening FPI, Kuasa Hukum HRS: Berlebihan

Menurutnya, penangkapan dan penahanan Habib Rizieq yang disangka melanggar pasal 160 KUHP tentang penghasutan di kasus pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan, Jakarta Barat tidaklah relevan. Sebabnya, itu melanggar dan menyimpang dari ketentuan KUHAP dan melanggar Perkap Kapolri No. 6 tahun 2019 tentang penyidikan tindak pidana.

Baca juga:  Ini Alasan Polri Ajak Densus 88 Gelar Perkara Kasus Rekening FPI

Dalam hal penahanan, kata dia, penyidik Polri mengadopsi peristiwa pelanggaran protokol kesehatan sebagaimana Pasal 93 UU NO. 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan adalah mencampuradukan delik tindak pidana umum dan tindak pidana khusus. Maka itu, tindakan penyidikan Polda Metro itu pelanggaran azas hukum "lex specialis derogat legi generalis."

"Semestinya polisi tidak dibenarkan melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Habib Rizieq, yang dengan sukarela datang sendiri ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa dan memberikan keterangan sehubungan dengan sangkaan melanggar prokes, yang ancaman hukumannya hanya 1 tahun," katanya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini