Polisi Selidiki Kaitan Pasar Muamalah Cipondoh dengan Depok

Hasan Kurniawan, Okezone · Rabu 03 Februari 2021 22:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 338 2356083 polisi-selidiki-kaitan-pasar-muamalah-cipondoh-dengan-depok-3UaAXC0kSs.jpg Pasar Muamalah (Foto: Dok iNews)

TANGERANG - Petugas kepolisian dari Polsek Cipondoh, Polrestro Tangerang, tengah melakukan penyelidikan kaitan antara Pasar Muamalah di Tangerang, dengan Pasar Muamalah Depok pimpinan Zaim Saidi.

Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan kaitan Pasar Muamalah di Tangerang, dengan di Depok yang dipimpin oleh Zaim Saidi. "Sedang kita dalami ini. Masih dalam lidik bang," kata Maulana, kepada Sindonews, di Cipondoh, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga:  Punya 20 Tempat, Pendiri Pasar Muamalah Klaim Ingin Hapuskan Kemiskinan

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, dinar yang digunakan sebagai alat transaksi keuangan di Pasar Muamalah Depok ialah koin emas seberat 4 1/4 gram 22 karat. "Sedangkan dirham yang digunakan adalah koin perak seberat 2,975 gram perak murni," sambung Ramadhan.

Dilanjutkan dia, Zaim Saidi yang menentukan harga beli koin dinar dan dirham tersebut, sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh PT Aneka Tambang atau Antam ditambah 2,5% sebagai margin keuntungannya. Satu dinar yang digunakan sebagai alat transaksi keuangan di Pasar Muamalah setara dengan Rp4 juta.

"Sedangkan, 2 dirham setara dengan Rp73.500. Dinar dan dirham tersebut dipesan dari PT Antam Kesultanan Bintan, Kesultanan Cirebon, dan Kesultanan Ternate dengan harga sesuai acuan PT Antam," pungkasnya.

Baca Juga: Penjelasan Zaim Saidi Soal Dinar dan Dirham di Pasar Muamalah Depok

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini