Sampah Menumpuk di Bekasi Panjangnya hingga 1 Km

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 04 Februari 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 338 2356416 sampah-menumpuk-di-bekasi-panjangnya-hingga-1-km-uSRMNKDIBR.jpg Sampah di Bekasi (foto: Sindo/Abdullah)

BEKASI Sampah menumpuk sepanjang satu kilometer di bantaran Kali CBL (Cikarang Barat Laut) di Jalan Raya CBL, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Ironisnya, lokasi tumpukan sampah itu juga dekat pembangunan Jalan Tol Cibitung Cilincing. Diduga lokasi itu tempat pembuangan sampah liar atau ilegal.

Pantauan di lokasi, tumpukan sampah itu dibuang oleh sejumlah mobil bak terbuka hilir mudik untuk membuang sampah ke lokasi tersebut. Sejumlah pemulung juga nampak sibuk mengais sampah-sampah yang masih memiliki nilai ekonomis.

”Sudah tahu tahun sampah dibuang kelokasi,” kata Rosi (37) warga sekitar.

Baca juga:  Parah! 2,8 Ton Sampah Diangkut dari Taman Nasional Bunaken

Menurut dia, lokasi ini dijadikan tempat pembuangan sampah sudah satu tahun lebih. Sampah-sampah ini juga berasal dari sampah rumah tangga dari perumahan-perumahan yang berada di sekitar Kecamatan Cibitung, Tambun dan Cikarang. Bahkan ada juga sampah dari pasar-pasar tradisional yang dekat dengan lokasi tersebut.

”Sudah lama ini tempat sampah, dari sampah perumahan dan sampah pasar di buang ke sini,” ungkapnya.

 Baca juga: Pelaku Usaha Diharapkan Terapkan Bisnis Hijau, Sampah Jadi Bahan Baku Ekonomi

Adanya tumpukan sampah, tentu sangat meresahkan masyarakat maupun pengendara. Secara estetika juga sangat tidak baik atas keberadaan tumpukan sampah itu sebab menyebabkan baut sangat menyengat.

Terlebih jika Jalan Tol Cibitung Cilincing telah beroperasi, tumpukan sampah itu sangat terlihat dari jalan tol tersebut.

”Lokasi si jauh dari permukiman warga, tapi ganggu juga baunya kecium. Sama engga pantes aja kan ya tumpukan sampah di pinggir kali gitu. Saya juga heran sudah setahun ini membuang sampah disini,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Tambun Selatan, Junaefi mengatakan persoalan tumpukan sampah di bantaran Kali CBL itu sudah menjadi perhatiannya. Tumpukan sampah telah terjadi bertahun-tahun, bahkan sebelum dia menjabat sebagai Camat Tambun Selatan.

”Saya juga sudah laporkan kondisi ini kepada intansi terkait,” katanya.

Menurut dia, lokasi tersebut menjadi lokasi tumpukan sampah lantaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng sudah overload atau over kapasitas tidak menampung lagi sampah.

”Kita sudah bahas di Musrenbang agar tahun ini ada solusi dan penyelesaianya, dan lokasi itu tidak dijadikan tempat buang sampah lagi,” tegasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini