Ganjil-Genap Setiap Akhir Pekan di Bogor, Berlaku di Seluruh Jalan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 04 Februari 2021 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 338 2356544 ganjil-genap-setiap-akhir-pekan-di-bogor-berlaku-di-seluruh-jalan-kpkK3oT8oy.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Polresta Bogor Kota akan memberlakukan sistem ganjil-genap terhadap kendaraan, setiap akhir pekan. Hal itu guna mengurangi mobilitas masyarakat di tengah kasus Covid-19 yang semakin tinggi.

"Kami Forkopimda Kota Bogor sepakat, Kapolres juga mengusulkan untuk diberlakukan kebijakan agar di Kota Bogor untuk hari Jumat Sabtu dan Minggu selama 14 hari ke depan, di seluruh wilayah di Kota Bogor akan diberlakukan ganjil-genap," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kamis (4/2/2021).

Baca juga: PSBB Jakarta Diperpanjang, Ganjil-Genap Masih Ditiadakan

Artinya, kendaraan yang memiliki plat nomor tidak sesuai dengan tanggal diberlakukannya ganjil-genap akan diputar balik. Aturan ini bakal disosialisasikan pada Jumat besok, sehingga sudah bisa diterapkan pada Sabtu dan Minggu.

"Kendaraan yang akhirnya (plat nomor) genap misalnya dibolehkan di tanggal genap. Tapi tentunya kita memahami bahwa perlu ada proses sosialisasi, besok kita akan sosialisasikan. Mulai besok juga kita sosialisasi sehingga Sabtu dan Minggu seluruhnya bisa mematuhi aturan ini," jelas Bima.

Baca juga: Terapkan PSBB Mikro, Pemkot Bogor Awasi Pergerakan 450 RW di Zona Merah Covid-19

Hal ini terpaksa dilakukan karena kasus penularan covid-19 di Kota Bogor terus meningkat. Sehingga, aturan ganjil-genap ini diharapkan bisa mengurangi mobilitas dan kendaraan di Kota Bogor.

"Ini untuk mengurangi mobilitas warga. Karena itu tadi kita tidak mungkin menyekat Kota Bogor total, juga tidak mungkin memberlakukan lockdown total. Karena itu metode ganjil-genap ini kita rencanakan untiuk mengurangi mobilitas warga," tegas Bima.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo mengatakan, aturan ini diberlakukan di semua ruas jalan Kota Bogor dan semua kendaraan. Hanya kendaraan tertentu, seperti logistik dan kebutuhan darurat lainnya yang dikecualikan.

"Semua ruas jalan. Nanti dari Polresta akan mengawasi jalan protokol akan mengingatkan warga sejak keluar rumah. Tapi untuk kendaraan angkutan, ambulan, pelayanan sosial, sembako dan lainnya dapat pengecualian. Kalau masyarakat roda 4 atau roda 2 kami putar balik arah," tegas Susatyo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini