Ini 13 Poin Baru Pengetatan Aturan di Kota Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 04 Februari 2021 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 338 2356681 ini-13-poin-baru-pengetatan-aturan-di-kota-bogor-Ow4kef2nWu.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor kembali melakukan sejumlah pengetatan aturan untuk menekan angka penularan Covid-19. Aturan tersebut mulai dari PSBB Skala Mikro di tingkat RW hingga ganjil genap bagi kendaraan bermotor setiap akhir pekan di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan semakin abai. Ditambah mobilitas yang tidak terkendali menjadi salah satu penyebab tingginya penularan covid-19 di Kota Bogor.

"Mobilitas warga yang semakin tidak terkendali, warga semakin abai. Warga semakin cuek seolah situasinya biasa. Kita melihat ancaman terbesar adalah ketika warga menganggap covid-19 ini flu biasa. Ini bukan flu biasa. Karena inilah kita sepakati dilakukan perbaikan dalam bentuk kebijakan," kata Bima, kepada wartawan, Kamis (4/2/2021).

Baca Juga: Wagub Riza Patria Beberkan Cara Antisipasi Banjir di Jakarta

Berikut 13 poin pengetatan aturan dan mobilitas masyarakat di Kota Bogor selama dua pekan ke depan :

1. Memberlakukan PSBB Skala Mikro pada tingkat RT/RW berdasarkan data Penyebaran Covid-19 tertinggi dalam 1 bulan terakhir di masing-masing kecamatan (Penguatan karantina RW zona merah).

2. Pemberlakuan aturan ganjil-genap mobil dan motor di Kota Bogor pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu berdasarkan tanggal kecuali ambulans, Damkar, angkutan imum, kendaraan dinas pemerintah dan kendaraan tertentu.

3. Pelarangan semua aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan tanpa seizin Satgas Covid-19.

4. Pelarangan resepsi pernikahan selama 2 minggu, kecuali yang sudah mengundang tamu atau booking gedung harus ada izin dari Satgas Covid - 19 Kota Bogor.

5. Pembentukan Penyidik Prokes oleh Polresta dan Denpom untuk menerapkan sanksi pidana terhadap pelanggar protokol kesehatan.

6. Pedesterian seputar SSA ditutup dihari Jumat, Sabtu dan Minggu.

7. Kegiatan ibadah di rumah ibadah maksimal sebesar 50 persen.

8. Rumah makan/cafe/mall/tempat hiburan tutup pukul 20.00 WIB.

9. Pengunjung tempat wisata dari luar Kota Bogor wajib rapid test antigen.

10. Penutupan Jalan Suryakencana pukul 20.00 - 24.00 WIB kecuali warga setempat dan loading barang di pasar.

11. Penyekatan beberapa ruas jalan yang bersifat situasional berdasarkan analisa padatnya mobilitas orang dan kendaraan.

12. Operasional angkutan umum: kapasitas maksimal 50 persen mulai pukul 05.00 - 21.00 WIB.

13. Pengawasan secara ketat terhadap penerapan Inmendagri No. 2 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini