Kronologi Driver Ojol Dibakar Istri hingga Kritis

Hambali, Okezone · Kamis 04 Februari 2021 23:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 338 2356737 kronologi-driver-ojol-dibakar-istri-hingga-kritis-jWdc4cUAlR.jpg Foto: Okezone

TANGSEL - Polisi masih memburu keberadaan Kristiyanah (54), istri dari driver Ojek online (Ojol) bernama Samsudin (47). Usai membakar tubuh suaminya, ibu 2 anak itu kabur meninggalkan rumah.

(Baca juga: Sadis! Driver Ojol Kritis Dibakar Istri, Penyebabnya Mengejutkan)

Samsudin sendiri kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati. Dikabarkan kondisinya kritis karena luka bakar yang dialami. Ditemukan botol air mineral yang diduga berisi cairan bensin di lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (04/02/21) sekira pukul 02.00 WIB di rumahnya, Jalan Sukamulya I, RT01 RW08, Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Saat disiram bensin, posisi korban sendiri diduga tengah tertidur pulas di kamar lantai 2.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus ini. Tak hanya Satreskrim Polsek Ciputat, namun pula dari unit Resmob Polres Tangsel yang turun tangan membackup di lapangan.

"Belum diketahui (keberadaannya), masih kita cari," terang Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Angga Surya Saputra kepada Okezone.

Menurut  Angga, sesaat setelah kejadian Kristiyanah menghilang. Belum diketahui apa sebenarnya motif dari aksi pembakaran itu. Namun pihak kepolisian meyakini jika istri Samsudin sendirilah pelakunya.

"Nah itu (motif) belum tau bro, karena korban kan masih dalam perawatan. Dari sejak kejadian itu dia (istri korban) sudah tidak ada di rumah. Jadi suaminya yang dibakar, korbannya si suami ini," jelasnya.

Kesaksian dari tetangga sebelah rumah korban menyebutkan, kepulan asap dari atap rumah berlantai 2 itu mengagetkan para tetangga. Spontan mereka berteriak minta tolong membangunkan warga lainnya.

"Anak saya teriak-teriak ada kebakaran, terus saya bangun keluar liat asap sama api di lantai atas rumahnya," tutur Aslimun (53), tetangga korban.

Dia pun lantas menerobos membuka gerbang dan masuk ke dalam rumah korban. Karena posisi gelap dan bau asap begitu menyengat, Aslimun mengurungkan niat untuk naik ke lantai atas dan memilih memanggil para tetangga lainnya guna memadamkan api.

"Kondisi gelap semua, saya mau naik nggak jadi. Akhirnya saya teriak biar warga pada bangun. Waktu saya ke pintu belakang, ternyata dia (korban) ada di bawah. Badannya udah kebakar semua, udah parah kondisinya," ucapnya.

Warga yang berdatangan lantas mengambil air untuk memadamkan api di lantai atas. Sebagian lain memberi pertolongan kepada Samsudin yang seluruh pakaiannya telah terkoyak api hingga hanya menyisakan pakaian dalam.

"Dia (korban) tinggal pake pakaian dalam, jadi waktu itu dilariin ke rumah sakit buah hati sini yang dekat. Nggak tahu karena apa, tapi memang itu udah lama si istrinya itu dibilang depresi sama cemburuan terus," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini