Share

Jual Tramadol dan Excimer, Toko Kosmetik Digerebek Polisi

Hasan Kurniawan, Okezone · Jum'at 05 Februari 2021 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 338 2357161 jual-tramadol-dan-excimer-toko-kosmetik-digerebek-polisi-MllIylOPMU.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

TANGERANG - Toko kosmetik di Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, digerebek jajaran Polsek Cikupa, Polresta Tangerang, Polda Banten. Lantaran, menjual obat daftar G jenis excimer dan tramadol secara ilegal.

Kapolresta Tangerang, Kombes Wahyu Sri Bintoro menerangkan, dalam penggerebekan ini petugas mengamankan seorang pria, penjaga toko berinisial KMR (24), dan barang bukti 19 tablet tramadol dan 166 butir pil excimer.

"Polisi juga mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp407.000 yang diduga uang hasil penjualan," kata Wahyu, kepada Sindonews, di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/2/2021).

Baca juga:  Chloroquine Obat Keras, Masyarakat Tak Bisa Sembarangan Beli

Dilanjutkan dia, penggerebekan toko kosmetik yang menjual obat daftar G ini berawal dari laporan warga yang merasa resah, karena banyak warganya yang telah menjadi korban dari obat-obatan keras tersebut.

"Warga merasa curiga karena di toko kosmetik itu kerap didatangi sejumlah remaja yang kebanyakan pria. Merasa ada yang janggal, warga kemudian melaporkannya ke polisi dan langsung dilakukan pendalaman," sambungnya.

Ternyata kecurigaan warga benar. Di tokonya itu, KMR tidak menjual perlengkapan kosmetik. Tetapi obat keras daftar G.

"Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 196 atau 197 Undang-Undang (UU) Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama, penjara 10 tahun," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini