Ustadz Yusuf Mansur Ungkap Permintaan Terakhir Ustadz Maaher Sebelum Meninggal di Rutan Bareskrim

Hasan Kurniawan, Okezone · Selasa 09 Februari 2021 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 09 338 2359235 ustadz-yusuf-mansur-ungkap-permintaan-terakhir-ustadz-maaher-sebelum-meninggal-di-rutan-bareskrim-ca1U5zlzXb.jpg Ustadz Yusuf Mansur datang ke rumah duka Ustadz Maaher di Pondok Gede, Bekasi, Selasa (9/2/2021). (Foto : Sindonews/Abdullah Surjaya)

TANGERANG - Sebelum meninggal dunia, Soni Ernata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi sempat menyampaikan permohonan maaf terhadap semua orang yang tersakiti oleh kata-katanya.

Hal ini disampaikan Ustadz Maaher saat masih berada di dalam Rutan Bareskrim kepada Ustadz Yusuf Mansur. Permohonan maaf itu, dikatakannya, berlangsung tulus.

"Obrolan terakhir ketulusan beliau meminta maaf. Sebelumnya kan masih kenceng, tapi yang terakhir minta maaf kepada semua pihak yang pernah tersakiti beliau. Saya kira itu baik sekali dan hebat," kata Yusuf Mansyur, kepada Sindonews, Selasa siang.

Ia melanjutkan, sekarang Maaher sudah tiada dan diharapkan kepada yang masih hidup agar hanya mengingat kebaikannya selama masih hidup dan memaafkan khilafnya.

"Saya ngobrol waktu dia di dalam, memohon permintaan maaf. Kita yang masih hidup enggak ada yang lebih baik selain memaafkan dan ingat yang baik-baik saja," ucapnya.

Soni Eranata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi meninggal dunia di Rutan Mabes Polri. Maaher terjerat kasus dugaan penghinaan terhadap ulama karismatik Nahdlatul Ulama Habib Luthfi bin Yahya.

Baca Juga : Polri Kantongi Rekam Medis Penyakit Sensitif Ustadz Maaher 

Selanjutnya, pihak keluarga meminta kepada Ustaz Yusuf Mansyur agar Maaher bisa dimakamkan di samping pusara Syekh Ali Jaber di Pondok Pesantren Daarul Quran.

Baca Juga : Jenazah Ustadz Maaher Dikuburkan di Samping Makam Syekh Ali Jaber, Ini Alasannya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini