Normalisasi Kali Sunter, Warga Harap Ganti Rugi Segera Rampung

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 10 Februari 2021 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 338 2359672 normalisasi-kali-sunter-warga-harap-ganti-rugi-segera-rampung-Kf53icUJ2j.jpg Pekerja sedang melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir di Jakarta (Foto: Sindo)

JAKARTA - Normalisasi Kali Sunter di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur terus dikebut. Pembebasan lahan terhadap warga terdampak sebagian sudah dituntaskan.

Ketua RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Irwan Kurniadi mengatakan, enam dari 13 warga yang terdampak sudah menerima ganti rugi dari proyek tersebut.

"Ganti rugi enam bidang sudah terealisasi tahun lalu. Untuk yang belum informasinya paling lambat bulan Maret (2021) nanti, mudah-mudahan terelisasi," kata Irwan di Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga:  Normalisasi Sungai Butuh Waktu 8 Tahun, DKI Minta Bantuan Pengembang Perumahan

Dia menuturkan, meski proses ganti rugi belum semua selesai. Pengerjaan proyek tersebut tidak menuai protes dari warga. Pasalnya, warga menilai dengan adanya normalisasi Kali Sunter wilyahnya kini terbebas banjir.

"Saya sudah menyampaikan ke Dinas Sumber Daya Air (DKI Jakarta) agar pembayaran ganti rugi dilakukan bertahap. Tidak dilakukan sekaligus menunggu semua selesai," ujarnya.

Poyek normalasi, pembangunan waduk Pondok Ranggon, waduk Tiu dan pengerukan Kali Sunter menjadi bukti keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam mengentaskan banjir di kawasan RW 03 dan RW 04 Cipinang Melayu.

"Alhamdulillah sekarang sudah tidak banjir, walaupun pintu air di Waduk Tiu Siaga I Kali Sunter tidak meluap. Saya berterima kasih untuk kerja Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan banjir," tuturnya.

Baca Juga:  Normalisasi, 18 Keluarga Direlokasi dari Bantaran Kali Rawa Rengas ke Rusun

Diketahui, proyek normalisasi Kali Sunter merupakan kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan Kementerian PUPR. Pemprov DKI melakukan pembebasan lahan bidang warga yang terdampak. Sementara Kementerian PUPR mengerjakan proyek normalisasi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini