Bima Arya Minta Rombongan Moge yang Terobos Ganjil Genap Ditindak Tegas

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 12 Februari 2021 21:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 338 2361198 bima-arya-minta-rombongan-hdci-bogor-yang-terobos-ganjil-genap-ditindak-tegas-NmXBNdr0Ab.jpg Foto: Okezone

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta agar rombongan moge yang diduga lolos aturan ganjil genap saat melintas di Kota Bogor ditindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(Baca juga: Konvoi Moge di Bogor Lolos Ganjil Genap Tanpa Diperiksa Petugas)

"Kami mendapatkan info itu tadi siang menjelang sore, saat ini kami berkoordinasi untuk menelusuri siapa, dari mana dan kemana. Info yang kami dapat adalah HDCI Bogor telah membuat aturan untuk meniadakan kegiatan aktivitas. Saya menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati aturan, jangan mentang-mentang. Aturan dibuat untuk semua," kata Bima, di Polresta Bogor Kota, Jumat (12/2/2021).

(Baca juga: Kisah Prajurit Elite TNI AL Keturunan Tionghoa Bikin Takjub Tentara Inggris saat Konfrontasi Malaysia)

Bima menambahkan, pihaknya sedang berkoodinasi dengan kepolisian untuk mencari rombongan konvoi moge tersebut. Ia pun menegaskan bahwa kendaraan yang dikecualikan dalam ganjil genap hanya yang memiliki keperluan penting dan lainnya sesuai aturan.

"Tadi berkordinasi dengan pak Kapolres sepakat untuk melakukan pelacakan. Karena hukum ini harus tegak untuk semua, tanpa kecuali untuk kebaikan semua untuk kemaslahatan semua. TidK ada yang dikecualikan, kecuali yang sudah disepakati ada tujuan penting kalau untuk rekreasi, jalan-jalan apalagi turing gak bisa," tegasnya.

Ke depan, kejadian ini juga akan menjadi bahan evaluasi internal Pemkot Bogor, kepolisian dan lainnya pihak untuk memperbaiki pelaksanaan di lapangan.

"Jadi saya kira kita sepakat bahwa aturan harus ditegakan dan kita melakukan evaluasi secara internal agar jangan sampai lolos. Setiap hari kita akan perbaiki lagi koordinasi di lapangan semua unsur agar barisan ini rapat. Tadi pagi memang belum ada pos statis, jadi ketika lewat info di lapangan belum ada kegiatan di pos," tutup Bima.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini