Pangdam Jaya Sebut PPKM Jadi Salah Satu Faktor Turunnya Covid-19 di Jakarta

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 13 Februari 2021 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 338 2361499 pangdam-jaya-sebut-ppkm-jadi-salah-satu-faktor-turunnya-covid-19-di-jakarta-aF1Vj14rYb.jpg Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dadang Abdurahman (foto: Sindo)

JAKARTA - Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut, saat ini kasus Covid-19 di wilayah DKI Jakarta terus mengalami penurunan.

Salah satu hal yang memengaruhi penurunan Covid-19, yaitu tingkat kesembuhan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet yang terus meningkat.

Baca juga:  Berikut Sebaran Covid-19 di 34 Provinsi, DKI Jakarta Jadi Juara

Jenderal bintang dua ini menyebut, rata-rata pasien sembuh di rumah sakit darurat tersebut mencapai 300 orang per harinya.

"Beberapa hal yang mempengaruhi terjadinya penurunan, yang pertama angka kesembuhan semakin meningkat diatas rata-rata 300 orang/hari," kata Dudung dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/2/2021).

Baca juga:  Update Corona di Indonesia 13 Februari 2021: Positif 1.210.703 Orang, 1.016.036 Sembuh dan 32.936 Meninggal

Selain itu, sambung Dudung, faktor kedua yang memengaruhi turunnya pasien Covid-19 karena tenaga kesehatan lebih profesional. Kemudian, menurutnya, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro cukup efektif untuk menekan penularan Covid-19.

"Pengaruh profesionalisme para Nakes karena sudah semakin sering menangani pasien Covid-19, dan yang ketiga pengaruh diberlakukannya PPKM berskala mikro menjadi sangat efektif. Babinsa atau Bhabinkamtibmas apabila menemukan masyarakat yang positif Covid-19 akan di tracing Covid-19 kontak erat dengan siapa dan di lingkungan tersebut akan dilacak, dari situlah maka akan ditesting mana yang positif dan mana yang terpapar," tuturnya.

Pangdam Jaya turut mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Lebih jauh Pangdam memaparkan, tenaga vaksinator dan tracer TNI yang sudah terverifikasi akan memberikan pelatihan atau Training of Trainer (ToT) kepada para Babinsa dan tenaga vaksinator dan tracer TNI tersebut akan ditugaskan untuk membantu Kemenkes serta Pemda.

"Nantinya akan ditempatkan di tiap Kelurahan atau Pedesaan terfokus kepada RT/RW yang ada di wilayah DKI Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Depok," ungkapnya.

"Babinsa Bhabinkamtibmas selaku tracer akan membantu masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 dan membantu proses penanganannya. Namun, jika terjadi peningkatan maka akan diarahkan dan dirujuk ke Rumah Sakit terdekat ataupun ke RSDC Wisma Atlet," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini