Share

Wagub Ariza Klaim Pemprov DKI Berhasil Jalankan Program Penuntasan Banjir

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 13 Februari 2021 20:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 13 338 2361536 wagub-ariza-klaim-pemprov-dki-berhasil-jalankan-program-penuntasan-banjir-6TjlaH3mlR.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria (foto: Sindo)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan, beberapa program manajemen pengendalian air. Hal itu dalam rangka mengantisipasi bencana banjir pada puncak musim hujan Februari 2021.

Salah satu program yang tengah dikerjakan, yakni pengerukan waduk atau sungai untuk mengurangi endapan lumpur atau sedimentasi.

"Kami melakukan pengerukan secara estafet karena waduknya luas, karena sungai lebar sehingga perlu dengan cara menggunakan ekskavator yang amphibi untuk sampai ke pinggir sungai atau kali itu secara estafet, dua bahkan tiga ekskavator yang digunakan," kata Ariza kepada wartawan, Sabtu (13/2/2021).

Baca juga:  Banjir Jakarta, Nasib Pengungsi di Bawah Bayang-Bayang Covid-19

Politisi Gerindra itu menambahkan, program pengerukan dilakukan secara estafet dengan dua shift. Harapannya, waduk atau sungai dapat segera berkurang endapan lumpurnya.

Ia juga bersyukur, hujan lebat di pekan ini tidak menyebabkan banjir yang parah. Menurutnya, dalam hitungan jam sudah surut.

Baca juga:  Langkah Konkret Anies Atasi Banjir, dari Pantau Curah Hujan Sampai Keruk Waduk

"Kita bersyukur sampai tanggal 13 setidaknya DKI masih dapat mengendalikan pencegahan dan penanganan pengandalian banjr, tidak ada banjir yang signifikan, Luar biasa. Kalau pun ada hujan, genangan, itu dalam hitungan jam sudah surut kembali," tambahnya.

Ariza menuturkan, hal tersebut berkat peran serta masyarakat yang bahu membahu mengatasi banjir di Ibu Kota.

"Alhamdulillah semua ini berkat dukungan partisipasi masyarakat Jakarta dan program yang dicanangkan apakah itu normalisasi, naturalisasi, pembuatan polder, mengaktifkan pompa-pompa stasioner, pompa mobile, pompa underpass, kemudian kita juga gerakkan program drainase vertikal atau sumur resapan. Termasuk terobosan, mengoptimalkan pengerukan, sungai, waduk, situ, embung dan juga buat codetan dalam rangka manejemen pengendalian air," tutup Ariza.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini