3 Hari Penerapan Denda Pelanggar Ganjil Genap Kota Bogor Capai Rp17 Juta

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 14 Februari 2021 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 338 2361772 3-hari-penerapan-denda-pelanggar-ganjil-genap-kota-bogor-capai-rp17-juta-OkMtRHwC8u.jpeg Penerapan Ganjil Genap di Kota Bogor.(Foto:Dok Okezone)

BOGOR - Sebanyak 349 pengendara dikenakan sanksi denda selama aturan Ganjil Genap Kota Bogor sejak 12-14 Februari 2021. Dari jumlah tersebut, telah didapati nominal denda sebesar Rp17.450.000.

"Dari Jumat, Sabtu dan Minggu sampai siang hari ini sudah Rp17 juta lebih (denda Ganjil Genap)," kata Kasatpol PP Kota Bogor Agustiansyah dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Minggu (14/2/2021).

Agus menambahkan, denda pelanggar Ganjil Genap tersebut didapat dari dua titik penjagaan, yakni Pos Eks Terminal Wangun dan Check Point Tugu Kujang.

Baca Juga: Kebijakan Ganjil Genap Berakhir Hari Ini, Wali Kota Bogor: Kita Akan Kaji Bersama

"Di Pos Sekat Eks Terminal Wangun yang paling banyak melanggar motor. Kalau di Tugu Kujang mobil. Dendanya mulai dari Rp 50 ribu sampai maksimal Rp 250 ribu, tapi kita kenakan yang minimal," jelasnya.

Sedangkan, untuk denda maksimal baru dikenakan kepada tiga pengendara motor gede (moge) yang beberapa waktu melanggar ganjil genap Kota Bogor. "Denda maksimal baru pengendara moge," ucap Agus.

Baca Juga: Begini Kronologi Pengendara Moge yang Langgar Ganjil Genap Kota Bogor

 Tak hanya sanksi denda, lanjut Agus, petugas juga memberikan sanksi sosial berupa push up kepada para pelanggar. Khususnya kepada yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker.

"Juga ada sanksi sosial yang kita terapkan. Jadi selain ganjil genap kita cek juga apakan pakai masker atau tidak pengendaranya," pungkasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini