Viral Jambret Rampas Kalung Emas Bocah di Kebagusan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ari Sandita Murti, Sindonews · Minggu 14 Februari 2021 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 14 338 2361887 viral-jambret-rampas-kalung-emas-bocah-di-kebagusan-polisi-lakukan-penyelidikan-lvPiPws4WS.jpg Foto: Tangkapan layar video viral.

JAKARTA - Polisi tengah menyelidiki kasus penjambret menyasar seorang bocah di kawasan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Minggu (14/2/2021) siang. Polisi tengah memburu pelaku pencurian tersebut. 

Peristiwa itu terjadi saat korban yang masih berusia 6 tahun tengah bermain di sekitar rumahnya, kawasan Jalan Kebagusan 3, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bersama temannya. 

Mendadak, dua pria tak dikenal yang saling berboncengan mengendari sepeda motor Honda Vario muncul dari arah belakang korban.

Sesampainya di depan bocah perempuan itu, motor yang dikendarai kedua pelaku pun berhenti. Lantas, satu pelaku yang dibonceng langsung mengarahkan tangannya ke leher korban dan menarik kalung emas yang dipakai korban.

Baca juga: Viral, Ibu Hamil Dijambret Pulang Belanja di Warung, Gaji Sebulan dan Ponsel Raib

Setelah mendapatkan kalung itu, pelaku langsung kabur tancap gas dari lokasi kejadian. Sedangkan korban langsung berlari menuju ke arah rumahnya, mengadukan kejadian itu ke orangtuanya. Orangtua korban, Firdaus H akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Foto: Tangkapan layar.

Aksi jambret itu pun sempat terekam kamera CCTV, yang mana videonya menjadi viral di media sosial Instagram. Satu pelaku selaku driver tampak memakai masker dan memakai helm, sedangkan pelaku yang mencuri dan dibonceng itu tampak memakai masker tapi tak memakai helm.

Baca juga: Aksi Jambret di Gang Sempit Terekam CCTV

Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu, Iptu Binur mengatakan, polisi saat ini tengah menyelidiki kasus panjambretan tersebut. Polisi juga masih mencari tahu detil kronologi peristiwanya, identitas pelaku, dan menelusuri kamera CCTV yang merekam kejadian itu di lokasi.

"Sedang kami lakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (14/2/2021).

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini