Ganjil-Genap Kota Bogor Diperpanjang 2 Pekan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 16 Februari 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 338 2362947 ganjil-genap-kota-bogor-diperpanjang-2-pekan-smSk55SCaH.jpg Penerapan ganjil-genap di Kota Bogor. (Foto : Okezone/Putra Ramadhani Astyawan)

BOGOR - Aturan ganjil-genap bagi di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, dilanjutkan selama dua pekan ke depan. Pemberlakuannya mulai pukul 09.00 WIB - 18.00 WIB

"Kami menyepakati ganj- genap dilanjutkan pada hari Sabtu dan Minggu dan hari libur nasional, tapi dibatasi mulai jam 9 pagi hingga jam 6 sore," kata Wali Kota Bogor Bima Arya, Selasa (16/2/2021).

Kebijakan itu diambil karena banyak dampak positif dari aturan ganjil-genap. Terutama dalam menurunkan kasus harian penularan covid-19.

"Menunjukkan tingkat efektivitas yang sangat tinggi data arus kendaraan yang masuk ke Kota Bogor, data kerumunan berkurang. Paling penting tren jumlah kasus positif covid menurun signifikan," jelasnya.

Namun, memang ada dampak penurunan di bidang ekonomi selama aturan ganjil genap. Seperti dari tingkat hunian hotel, rumah makan dan restoran.

"Ada penurunan bidang ekonomi, tingkat hunian hotel, rumah makan, restoran cukup menurun termasuk pasar. Karena itu, kami harus mencari titik temu antara protokol kesehatan yang utama, tapi di bidang ekonomi juga diperhatikan," ungkapnya.

Baca Juga : Bima Arya Sebut 2 Pekan Ganjil Genap di Bogor Turunkan Jumlah Kasus Positif Covid-19

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, dalam aturan ganjil genap dalam dua pekan ke depan pos penyekatan dan check point masih akan ditentukan.

"Kami melakukan ganjil-genap dengan titik sekat dan check point yang akan kami tentukan. Setiap 2 jam kita evaluasi apakah ada titik tidak efektif dan sebagainya tentunya kita evaluasi," ucap Susatyo.

Sementara, untuk penerapan sanksi bagi pelanggar masih sama yaitu mengacu Perwali Nomor 107 Tahun 2020 tentang penerapan sanksi administratif bagi pelanggar PSBMK Kota Bogor.

Baca Juga : 40.319 Kendaraan Diputarbalik Selama Ganjil Genap Kota Bogor

"Sanksi masih sama. Jadi kita tetap mengacu pada Perwali 107 untuk sanksi ganil genap. Ini bukan pelanggaran UU lalu lintas, tapi protokol kesehatan," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini