Satpam Bobol Toko Gadai yang Dijaganya untuk Foya-Foya

Isty Maulidya, Okezone · Selasa 16 Februari 2021 21:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 338 2363264 satpam-bobol-toko-gadai-yang-dijaganya-untuk-foya-foya-O5VXdV4qfw.jpg Satpam membobol toko gadai yang dijaganya (Foto : Okezone.com/Isty)

TANGERANG - Sebanyak dua orang pemuda berinisial WH (20) dan IS nekat membobol sebuah toko gadai di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, untuk berfoya-foya. Keduanya melancarkan aksinya pada Selasa 2 Februari 2021 malam, ketika toko tutup.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima menjelaskan bahwa pelaku WH merupakan satpam di toko gadai tersebut. Sementara pelaku IS merupakan karyawan toko servis pompa yang kebetulan memang bersebelahan persis dengan toko gadai tersebut. Hal ini membuat para pelaku hafal dengan seluk-beluk targetnya.

"Para pelaku ini memang sudah hafal dengan seluk beluk toko, sehingga mudah bagi mereka untuk melancarkan aksinya," ujar Deonijiu di Polsek Tangerang, Selasa (16/2/2021).

Untuk melancarkan aksinya terlebih dahulu membobol tembok pembatas antara ruang gudang toko gadai dengan toko servis pompa untuk memudahkan mereka masuk ke dalam toko gadai itu. Mereka juga bersama-sama masuk ke dalam toko dan mengambil barang elektronik di toko gadai tersebut.

"Mereka melancarkan aksinya berdua bersama-sama, keluar masuk dari tembok yang sudah mereka bobol berdua juga," lanjut Deonijiu.

Adapun barang yang berhasil digasak pelaku berupa 11 unit handphone, dua unit kamera DSLR, empat lensa kameta, satu unit laptop, dan satu cincin berwarna silver.

Baca Juga : Syahroni & Rekannya Segera Disidang Terkait Suap Pengadaan di Lampung Selatan

Sementara itu, pelaku sendiri mengaku kepada petugas bahwa uang hasil penjualan barang curiannya itu digunakan untuk karaoke bersama pelaku IS. WH juga mengaku bahwa hasil curiannya hanya digunakan berdua saja untuk bersenang-senang.

"Untuk senang-senang dan karaoke uangnya, dipakai berdua saja sama dia (IS)," singkat WH di depan awak media.

Keduanya pun dijerat pasal 363 ayat 3, 4, dan 5 KUHPidana tentang pencurian dengam pembetatan dan diancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini