Penemuan Mayat di Rumah Mewah Gegerkan Warga Ciputat Tangerang Selatan

Hambali, Okezone · Rabu 17 Februari 2021 08:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 338 2363382 penemuan-mayat-di-rumah-mewah-gegerkan-warga-ciputat-tangerang-selatan-tg3KCgAnwm.jpg Petugas mengevakuasi mayat pria yang ditemuan di rumah mewa di Tangsel.(Foto:Okezone)

TANGERANG SELATAN - Rumah mewah di Jalan Masjid Baitul Ula RT04 RW04, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), sontak dibanjiri kerumunan warga sekitar.

Mereka heboh sesaat setelah ditemukannya sosok pria yang telah menjadi mayat di dalam kamar mandi lantai 2, Selasa 16 Februari 2021 sore. Rumah megah itu terbilang angker, karena tak berpenghuni. Meski pun beberapa kali pernah dipakai untuk lokasi shooting acara televisi.

Setelah dicek ke lantai 2 rumah itu, rupanya beberapa warga mengenali pria yang telah tergeletak terbujur kaku di sana. Korban diketahui bernama Arif Heru (33). Keluarganya tinggal di Jalan Mekar Baru RT02 RW06, Cirendeu. Dia sejak lama mengidap gangguan jiwa.

Baca Juga: Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Ciliwung Lenteng Agung

Penjaga rumah itu sendiri sempat melihat keberadaan korban yang mondar-mandir di halaman bawah. Namun selang beberapa jam kemudian, korban menghilang. Tak lama, tukang kebun yang bekerja di sana curiga dengan kondisi kamar mandi di lantai atas yang terkunci dari dalam.

Baca Juga: Mayat Laki-laki Tanpa Kepala Ditemukan di Pantai Tanggetada

"Paginya korban sempat dilihat sama penjaga rumah di bawah, tahu-tahu waktu sore kemarin pintu kamar mandi di atas terkunci. Begitu dibuka paksa, ternyata dia (korban) sudah tergeletak di atas lantai," ungkap Juliyadi, pengurus lingkungan setempat, Rabu (17/02/21).

Diduga Arif yang mengalami gangguan jiwa itu tak dapat membuka pintu yang terkunci dari dalam. Sehingga menyebabkan sesak nafas akibat tak ada aliran oksigen yang memadai. Dari pemriksaan tim medis diketahui, korban telah meninggal sejak 5 jam sebelum ditemukan.

"Tadi saat korban dicek petugas puskesmas, tidak bisa, karena darahnya nggak bisa keluar saat di rapid test. Jadi belum ketahuan, korban meninggal karena covid atau apa," jelas Juliadi.

Menurut penuturan warga sekitar, korban memang tak pernah pulang ke rumahnya dan lebih sering terlihat tertidur di tepian jalan. Pihak keluarga korban sendiri datang ke lokasi kejadian tak lama setelah petugas melakukan pemeriksaan fisik tubuh. "Semalam habis maghrib baru mayatnya dievakuasi," terangnya.

Sementara pihak kepolisian yang ikut memeriksa kondisi korban menyebut, tak ada tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Diduga, korban meninggal dunia karena sakit. "Diperkirakan karena sakit, pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda luka," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini