Gagalkan Penjambretan, Gadis Tebet Diganjar Penghargaan oleh Polisi

Antara, · Jum'at 19 Februari 2021 02:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 338 2364576 gagalkan-penjambretan-gadis-tebet-diganjar-penghargaan-oleh-polisi-E7tolDtcLM.jpg Syifa mendapatkan penghargaan dari kepolisian karena menggagalkan penjambretan (Foto: Antara)

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan memberikan penghargaan kepada seorang gadis bernama Syifa (17) karena telah berjasa menggagalkan aksi penjambretan yang dialami oleh neneknya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan.

"Kami memberikan piagam penghargaan atas keberanian Syifa menggagalkan aksi penjambretan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah, di Jakarta, Kamis (19/2/2021).

Syifa dan neneknya Oni (57) diundang ke Mako Polres oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah untuk menerima ucapan terima kasih. Syifa mengaku spontan bereaksi ketika mengetahui neneknya jadi korban penjambretan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Jambret Spesialis Incar Anak Kecil, Begini Modus Pelaku

Aksi yang dilakukannya dengan menabrakkan badannya ke sepeda motor yang dikemudikan oleh dua orang pelaku jambret ponsel pada Minggu 14 Februari di Jalan Swadaya Manggarai, Tebet.

Berkat aksi Syifa, satu pelaku atas nama Arif Sugiarto (26) diamankan oleh warga. Sedangkan pelaku lainnya Ilham (23) melarikan diri dengan sepeda motor.

"Arif ini merupakan residivis dengan kasus membawa senjata tajam, baru bebas Desember 2020," kata Azis.

Azis mengaku sudah tiga kali melakukan aksi penjambretan dengan menyasar warga yang lengah dan lemah (perempuan dan anak). Ponsel yang dicurinya dijual ke penadah dengan harga mulai Rp700 ribu sampai dengan Rp1 juta.

Sementara itu, pelaku Ilham ditangkap oleh jajaran Polsek Metro Tebet pada Rabu 17 Februari pukul 22.00 di rumahnya di wilayah Jakarta Timur. Tidak hanya menangkap dua pelaku jambret, polisi juga menyita barang bukti kejahatan berupa sepeda motor yang digunakan oleh pelaku, serta barang bukti ponsel milik korban.

"Terhadap kedua pelaku kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan hukum maksimal tujuh tahun penjara," kata Azis.

Baca Juga:  Staf Ahli Kementerian LHK Dijambret saat Bersepeda

Tercatat ada tiga kasus penjambretan di Jakarta Selatan yang terjadi pada Minggu 14 Februari. Kejadian pertama di Kebagusan Besar, Kecamatan Pasar Minggu, menimpa seorang anak berusia enam tahun, pelaku berjumlah dua orang mengambil kalung emas senilai Rp1,5 juta.

Kejadian jambret berikutnya di Jalan Bayem, Kebayoran Baru, pelaku berjumlah dua orang merampas ponsel milik anak perempuan berusia 11 tahun. Selanjutnya penjambretan di Jalan Swadaya Manggarai, Tebet, dua pelaku jambret merampas ponsel milik seorang nenek berusia 57 tahun.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini