Terendam Banjir 1,2 Meter, Warga Pondok Hijau Bekasi Memilih Bertahan

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Jum'at 19 Februari 2021 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 338 2364844 terendam-banjir-1-2-meter-warga-pondok-hijau-bekasi-memilih-bertahan-2RU7D1hy3B.jpg Banjir di Perumahan Bekasi (foto: Sindo/Abdullah)

BEKASI - Hujan yang mengguyur kawasan Kota Bekasi sejak Jumat (19/2) dini hari menyebabkan banjir di beberapa perumahan. Perumahan yang terdampak paling terendam banjir di Perumahan Pondok Hijau Permai Rawalumbu dengan ketinggian masing-masing mencapai 1,2 meter.

Pantauan Sindonews, banjir diperumahan itu disebabkan penyempitan saluran air yang berada di samping ruas tol Jakarta–Cikampek, membuat air meluap kepermukiman warga. Akibat banjir yang terjadi di perumahan tersebut, membuat aktifitas warga lumpuh.

Baca juga:  Banjir, 26 Gardu Listrik di Bekasi Tak Dioperasikan Sementara

Bahkan, sejumlah usaha warga sekitar tutup. Hingga pukul 13.00 WIB air masih merendam perumahan yang berada di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu tersebut.

"Kita memilih tetap tinggal, hanya satu orang yang dievakuasi," kata Amsar (35) warga sekitar.

Baca juga:  Banjir di Kota Bekasi Meluas hingga 8 Kecamatan

Menurutnya, genangan air pun masih terlihat di halaman depan rumah hingga jalan perumahan yang mencapai 120 sentimeter. Meski demikian kondisi banjir di perumahan tersebut sudah berangsur surut.

"Kita tetap masih bertahan, aktivitas warga lumpuh," ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Agus Harpa mengatakan, menjelang siang hari, itensitas hujan mulai mereda, alhasil beberapa wilayah ketinggian air mulai menyurut.

"Sudah mulai surut, tetapi kita tetap siaga," katanya.

Sebelumnya, itensitas hujan deras masih mengguyur wilayah Bekasi membuat banjir meluas di 12 permukiman warga di Kota Bekasi. Akibatnya, Sebagian aktivitas warga Bekasi menjadi lumpuh akibat genangan air banjir merendam beberapa akses jalan.

Ada sekitar 24 titik banjir yang terdata sementara oleh pemerintah setempat. Data sementara yang terdata hingga pagi ini, ada 8 kecamatan yang terdampak banjir akibat itensitas hujan deras yang terjadi sejak 01.50 WIB, ketinggian air bervariasi dengan tertinggi 150 centimeter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini