Korban Banjir di Jakarta Timur Diberikan Trauma Healing

Fahmi Firdaus , Okezone · Minggu 21 Februari 2021 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 338 2365814 korban-banjir-di-jakarta-timur-diberikan-trauma-healing-PWNKeOkyFy.jpeg foto: ist

JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di sejumlah daerah di Jakarta. Salah satu lokasi yang terdampak banjir terparah adalah di Jakarta Timur. Ratusan kepala keluarga pun mengungsi di tempat yang aman.

(Baca juga: Viral, Detik-Detik Banjir Besar di Metland Bekasi Robohkan Tembok Warga)

DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jakarta Timur menyambangi sejumlah titik banjir di Jalan Kebon Pala, Cipinang, Posko Banjir di Universitas Borobudur Jaktim dan lain sebagainya. Mereka memberikan bantuan dan trauma healing kepada korban banjir di posko pengungsian sementara.

Ketua DPD II KNPI Jakarta Timur Ikhsan Akbar mengatakan, pemulihan trauma atau trauma healing diberikan kepada anak-anak pengungsi korban banjir di Cipinang Melayu yang saat ini mengungsi sementara di Universitas Borobudur. Pemberian trauma healing tersebut juga telah sesuai dengan prokol kesehatan.

(Baca juga: Rumahnya Kebanjiran, Djarot : Alhamdulillah Dapat Kiriman Air)

“Pemulihan trauma ini dilakukan oleh anggota DPD II KNPI Jaktim. Kami datang ke lokasi pengungsian di sini banyak anak-anak korban banjir,”ujar Ikhsan saat dihubungi Okezone, Minggu (21/2/2021).

Ikhsan melanjutkan, pihaknya juga akan membangun dapur umum di sejumlah posko pengungsian untuk meringankan masyarakat yang membutuhkan.

“Saat akan melakukan pemulihan trauma, kami menanyakan kepada mereka soal tempat pengungsian . Sejauh ini mereka menciptakan kegiatan sendiri. Kita juga akan membuat dapur umum,"pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, saat ini seluruh jajaran Pemprov DKI telah melakukan upaya untuk membersihkan sampah di aliran sungai dan mengerahkan pompa mobile, baik di kawasan Sudirman maupun di Kemang yang menjadi aliran kali Krukut untuk selanjutnya dialirkan ke Banjir Kanal Barat (BKB). Meskipun harus menunggu karena BKB masih menampung kiriman air dari daerah hulu.

"Sesudah ini air akan mengalir ke Banjir Kanal Barat. Banjir Kanal Barat permukaan airnya masih tinggi. Karena air dari Sungai Ciliwung masih mengalir masuk ke kota. Jadi saat ini memang Jakarta sore ini, masih menerima aliran dari kawasan Selatan . Itu Depok maupun puncak. Kalau itu sudah reda Insya Allah lebih terkendali,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini