49 RT di Jakarta Masih Terdampak Banjir, 5 Orang Meninggal

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 21 Februari 2021 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 338 2365819 49-rt-di-jakarta-masih-terdampak-banjir-5-orang-meninggal-Vcs6qTlWjl.jpg Banjir di Perumahan Kemang Jaya, Kemang, Jakarta Selatan. (Ilustrasi/Foto : Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Banjir yang menerjang sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (20/2/2021) masih berdampak hingga hari ini, Minggu (21/2/2021). Berdasarkan update data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hari ini, ada 49 RT yang masih terdampak banjir dan sebanyak 5 orang meninggal dunia.

Plt Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto memaparkan, hingga pukul 09.00 WIB, pagi tadi, pihaknya menerima laporan masih ada 49 RT yang terdampak dari total 30.470 RT. Ia menyatakan, sebagian besar wilayah yang terdampak telah surut.

"Hingga Minggu (21/2) pukul 09.00, sebagian besar wilayah telah surut. Secara keseluruhan ada 49 RT yang masih terdampak dari total 30.470 RT yang ada di Jakarta, atau sejumlah 0,161 %. Jumlah pengungsi sebanyak 1.722 jiwa dari 514 KK, semuanya dari wilayah Jakarta Timur. Masih ada 10 lokasi pengungsian yang juga disiapkan di wilayah Jakarta Timur," kata Sabdo melalui keterangan resminya, Minggu (21/2/2021).

Secara lebih rinci, kata Sabdo, wilayah yang masih tergenang di Jakarta Barat terdapat 5 RW, terdiri dari 6 RT, dengan ketinggian air 40 sampai 70 cm. Sedangkan dj Jakarta Selatan, terdapat 6 RW, terdiri dari 11 RT, dengan ketinggian air 40 hingga 90 cm.

Sementara di Jakarta Timur, terdapat 12 RW, terdiri dari 32 RT, dengan ketinggian air 40 sampai 100 cm. Adapun, total pengungsi keseluruhan berada di Jakarta Timur, yaitu sejumlah 1.722 jiwa dari 514 KK.

Lebih lanjut, Sabdo menerangkan, terdapat 5 korban jiwa akibat banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Jakarta.

"Korban merupakan lansia 67 tahun berjenis kelamin laki-laki yang terkunci di dalam rumah, di Jatipadang, Jakarta Selatan. Selain itu 4 anak-anak, terdiri dari 3 anak laki- laki di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat yang hanyut terseret arus banjir saat sedang bermain, dan 1 anak perempuan usia 7 tahun yang tenggelam di Jakarta Barat," ungkapnya.

Baca Juga : Anies Ungkap Penyebab Utama Banjir Besar di Kemang hingga Sudirman

Sabdo menambahkan, Pemprov DKI telah mendistribusikan makanan dan perlengkapan untuk proses pembersihan hari ini. "Sesuai instruksi Pak Gubernur, kami akan terus upayakan untuk penanganan dengan mengutamakan keselamatan jiwa," lanjut Sabdo.

Hingga kini, jajaran Pemprov DKI Jakarta masih terus berkolaborasi dengan unsur TNI/Polri, kelurahan setempat, relawan, hingga masyarakat telah bersiaga menyiapkan seluruh potensi yang dimiliki untuk penanganan banjir dan genangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan jiwa.

Kolaborasi lintas dinas dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air, Disgulkarmat, Dinas Lingkungan Hidup, hingga PPSU kelurahan agar penanganan genangan dan banjir dapat surut dalam waktu cepat, serta tidak ada korban jiwa. Selain itu juga memantau secara intensif perkembangan cuaca untuk merespon dengan cepat apa pun kondisinya, serta menggalang kekuatan dari berbagai sumber daya.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Jika terjadi keadaan darurat dapat menghubungi Call Center 112. Serta melaporkan jika menemukan genangan/banjir melalui aplikasi JAKI dan peta bencana, dan masyarakat diimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 3M," imbuhnya.

Baca Juga : Evakuasi Jenazah Kakek Usman di Tengah Banjir Besar Berlangsung Dramatis

Pemprov DKI Jakarta turut memanggil bagi seluruh masyarakat untuk berkolaborasi bersama meringankan pengungsi di Ibu Kota. Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan berupa logistik, perahu, makanan, minuman, medic kit, family kit, matras, selimut, dan masker.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini