Soal Relawan FPI Bantu Korban Banjir Suruh Copot Atribut, Pengacara: Gak Masalah, yang Penting Bantu Orang

Tim Okezone, Okezone · Senin 22 Februari 2021 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 338 2365997 soal-relawan-fpi-bantu-korban-banjir-suruh-copot-atribut-pengacara-gak-masalah-yang-penting-bantu-orang-5C4NIbKxhL.jpg FPI bantu korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur.(Foto:Ist)

JAKARTA - Kabar relawan Front Pembela Islam (FPI) yang sedang membantu korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021), dibubarkan TNI dan polisi dibenarkan pengacara FPI Aziz Yanuar.

Namun, kata Aziz, polisi dan TNI tidak membubarkan relawan FPI, aparat hanya meminta relawan FPI melepas atribut yang mereka pakai. Relawan tetap diperbolehkan membantu para korban banjir.

"Hanya diminta copot atribut saja," jelas Aziz Yanuar.

Soal copot atribut yang diminta aparat, pihaknya tidak mau merespons berlebihan. Mereka mengaku tak masalah terkait tindakan yang dilakukan TNI-Polri itu.

Baca Juga: Relawan FPI Diusir Polisi saat Bantu Korban Banjir, Ini Reaksi Munarman

"Kita gak masalah, kita nggak ambil pusing juga. Biar mereka yang ribet dan pusing," ungkap dia.

Lebih lanjut, Aziz menyampaikan pihaknya meminta relawan Front Persaudaraan Islam (FPI) di daerah untuk turut membantu musibah banjir.

Baca Juga: Kapolri Minta Kasus Laskar FPI Segera Diselesaikan

"Front Persaudaraan Islam fokus membantu saudara sebangsa yang terkena musibah banjir," tukas dia.

Sementara itu, Kapolsek Makassar, Jakarta Timur, Kompol Saiful Anwar mengatakan, polisi meminta relawan FPI melepas atribut FPI jika ingin membantu korban banjir.

"Mereka (FPI) ikut dengan memakai atribut FPI. Sedangkan sekarang segala kegiatan bentuknya FPI kan dilarang. Silakan mereka ikut, semua boleh ikut, tetapi tidak menggunakan atribut itu," ungkapnya.

Relawan FPI yang membantu korban banjir berjumlah 10 orang, semuanya menggunakan atribut FPI. Ada bendera, rompi, kaos semua atribut yang dipakai atribut FPI.

"Tidak ada perlawanan, mereka nurut. Kita kan imbau mereka, silakan ikut memberikan bantuan korban banjir bersama sama TNI-Polri, kami tidak melarang, tetapi jangan memakai atribut yang sudah dilarang negara," tukas dia.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini