Kronologi Terungkapnya Oknum Guru Cabuli Anak di Cilincing

Yohannes Tobing, Sindonews · Senin 22 Februari 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 338 2366426 kronologis-terungkapnya-oknum-guru-cabuli-anak-di-cilincing-eQFH1v49OE.jpg Oknum guru cabul di Cilincing (Foto: Yohanes Tobing)

JAKARTA - Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi mengatakan bahwa kasus pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh oknum gurunya sendiri terungkap setelah adanya laporan orangtua korban.

"Jadi terungkap perkara ini karena ada salah satu korban ketika dicek oleh ibunya ditemukan duit Rp50 ribu di atasnya," ujar Nasriadi di Mapolrestro Jakarta Utara, Senin (22/2/2021).

Nasriadi menambahkan, orangtua korban sempat menanyakan dari mana asal uang yang dimiliki anaknya tersebut.

 Baca juga:Guru Cabul di Cilincing, Pancing Korban Pakai Wifi dan Uang Rp50 Ribu

"Saat ditanyakan orang tuanya, korban atau anak mengatakan bahwa uang diberikan oleh Om Naek (pelaku)," lanjut Nasriadi.

 Baca juga: Oknum Guru Ngaji di Cianjur Cabuli 5 Murid, Modusnya Ajak Nonton Video Mesum

"Dan apa tujuan diberikan itu anak itu baru mengungkap bahwa dia telah berkali-kali jadi korban pelecehan dan diberikan uang Rp 50 ribu," kata dia.

Setelah mendapat laporan tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) AKP Andry Soeharto langsung menindaklanjuti laporan orangtua korban.

"Tersangka langsung ditangkap, dari hasil pengembangan pemeriksaan terhadap korban ternyata ada anak-anak lain, sejumlah 3 orang, bahkan sampai 5 orang tapi yang satu belum sempat diapa-apakan," Kata Andry.

Andry menambahkan, saat ini sebanyak empat anak diketahui menjadi korban pelecehan dari NTP alias Naek (40), oknum gurunya sendiri. Para korban dipaksa untuk melakukan oral seks dengan iming-iming uang Rp 50 ribu dan wifi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 dengan hukuman 14 tahun penjara atau denda Rp5 miliar.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini