Tangani Banjir di Jakarta, Dinas SDA Bangun Waduk dan Drainase

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 23 Februari 2021 05:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 338 2366576 tangani-banjir-di-jakarta-dinas-sda-bangun-waduk-dan-drainase-VYRbTSUmTI.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengaku akan terus berupaya agar pelaksanaan program pengendalian banjir tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

Hal itu dikatakan Juaini saat menggelar rapat kerja bersama DPRD DKI terkait penanganan banjir yang menggenangi Ibu Kota, Senin 22 Februari 2021.

Antara lain, kata dia, dengan menggencarkan program pembangunan waduk situ dan embung di 4 lokasi wilayah yang bepotensi banjir. Diantaranya, Waduk Brigif dengan luas 10,33 hektar, Waduk Pondok Rangon dengan luas 11,55 hektar, Waduk Lebak Bulus dengan luas 3,83 hektar,serta Embung Wirajasa seluas 0,47 hektar.

Baca juga:  Selain Hujan Deras, Penyebab Banjir Jakarta & Bekasi karena 4 Tanggul Jebol

“Kegiatan ini posisinya sedang lelang dan mungkin di sekitar April atau Mei kita akan mulai proses konstruksi,” kata Juaini.

Selain itu, pihaknya juga memastikan agar program peningkatan kapasitas sungai dan drainase sebagai upaya penanggulangan banjir di DKI Jakarta. Salah satunya, dengan menggencarkan pembangunan drainase vertikal dengan spesifikasi khusus dengan target 5.000 titik di seluruh wilayah.

Baca juga:  Ketika Anies Puji Kerja Cepat Petugas dan Warga Tangani Banjir

“Ada beberapa macam drainase yang nanti akan kita buat, untuk sumur resapan dangkal bisa sampai lima meter dengan bahan besi beton jenis kedua dua sumur resapan dalam lokasi berwarna orange dengan kedalaman sekitar 50 meter,” ungkap Juaini.

Sementara itu, Asisten bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda Provinsi DKI Jakarta, Yusmada Faizal memastikan, bahwa Pemprov akan tetap konsisten menjalankan program pengendalian banjir di sepanjang tahun 2021. Termasuk perencananan-perencanaan yang dilakukan sebelum pembangunan infrastruktur pengendali banjir dilakukan.

“Jadi memang kita harus teruskan fokus pada upaya mitigasinya,” kata Yusmada.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini