Wagub DKI: Banjir Jakarta 6 Jam Langsung Turun, Tak Seperti Daerah Lain

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 23 Februari 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 338 2366825 wagub-dki-banjir-jakarta-6-jam-langsung-turun-tak-seperti-daerah-lain-clYKNK7gjj.JPG Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut bahwa penanganan banjir di Jakarta lebih baik ketimbang di daerah pulau Jawa lainnya atau di luar pulau Jawa. Hal itu dibuktikan dengan hanya berjam-jam saja banjir menggenangi sebagain wilayah Jakarta.

"Kita dapat mengendalikan banjir dan tidak sampai 6 jam turun tidak sampai satu hari turun. Alhamdulliah tidak berhari-hari kita melihat di beberapa daerah di jawa di luar jawa juga masih ada banjir yang sampai berminggu-minggu," ujar Riza kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Hal tersebut, kata Riza, tidak terlepas dari dukungan semua pihak mulai dari TNI, Polri, organisasi masyarakat serta masyarakat sendiri yang ikut serta membantu penanganan banjir.

"Kita bersyukur di Jakarta sekalipun Jakarta dataran rendah dan sumber banjir ada di hujan lokal, hulu, bandang dan rob kita dapat mengedalikan banjir secara baik berkat dukungan segala pihak," jelasnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi potensi curah hujan cukup ekstrem yang diprediksi BMKG pada 23 dan 24 Februari 2021 nanti, pihaknya telah melaksanakan program-progran yang sudah direncanakan dan kesigapan lainnya.

Baca Juga: Jika Hujan Deras Berpotensi Banjir, BPBD DKI Jakarta: Pemilik Gedung Segera Kosongkan Basement

Misalnya program normalisasi atau naturalisasi sungai di ibu kota dan mengkebut pembuatan sumur resapan dan peningkatan pompa air yang jumlahnya sudah mencapai 729 unit.

"Kita juga meningkatkan RTH termasuk di DKI kita satu tahun terakhir ini meningkatkan daya tampung air dengan gerebek lumpur termasuk pengurukan sedimetasi yang sudah meninggi mengerahkan tidak kurang dari 257 ekstavator kami termasuk ampibi," jelasnya.

Riz juga memastikan pihaknya akan bekerja dan bersiaga selama 24 jam guna mengantisipasi terjadinya banjir pada cuaca ekstrem.

"Seluruh jajaran kami yang bekerja dari pagi sampai sore yang melakuan pengurukun dan semua petugas kami di hujan ekstrem in hampir 24 jam bekerja dan bersiaga hasilnya cukup baik untuk antispasi ini," ungkapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini