Modal Pengalaman sebagai Perawat, Dokter Abal-Abal Buka Klinik Kecantikan Ilegal di Ciracas

Ari Sandita Murti, Sindonews · Selasa 23 Februari 2021 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 338 2367128 buka-praktik-dokter-abal-abal-klinik-kecantikan-ilegal-bermodal-pengalaman-sebagai-perawat-NKnqPgJmFN.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pemilik klinik kecantikan ilegal di kawasan Ciracas, Jakarta Timur berinisial SW alias Y tak memiliki ijazah kedokteran. Dia nekat membuka kliniknya itu berdasarkan pengalamannya bekerja sebagai perawat.

"Tersangka SW tak memiliki ijazah kedokteran, dia belajar karena pernah bekerja sebagai perawat pada salah satu di rumah sakit untuk kecantikan," ujarnya pada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga:  Bukan Hanya Orang Biasa, Pasien Klinik Kecantikan Ilegal di Ciracas Ada Publik Figur

Menurutnya, SW sejatinya tak memiliki legalitas sebagai dokter dan dia hanya pernah bekerja menjadi perawat di salah satu klinik kecantikan resmi beberapa waktu lalu. Tersangka juga mempelajari cara menjalankan praktik klinik kecantikannya itu dari mantan suaminya, yang merupakan seorang dokter.

"Mantan suaminya dokter. Sehingga keahlian (saat praktik) yang didapat dari otodidak dan pengalaman bekerja. Sehingga tahu praktiknya termasuk obat-obatan apa yang dibutuhkan," tuturnya.

Akibatnya, kata dia, banyak pasien di klinik ilegal itu yang mengalami pembengkakan pasca menjalani tindakan operasi kecantikan. Bahkan, banyak korban yang mengalami pembengkakan di bagian payudara dan bibir si pasien.

"Tindakan-tindakan medis yang dilakukan pertama suntik injeksi botox, injeksi filler, dan tanam benang. Korbannya ada yang mengalami pembengkakan di payudara dan di bibir, itu hasil tindakan si tersangka," katanya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Praktik Klinik Kecantikan Ilegal di Ciracas, Dokter Abal-Abal Diringkus

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini