Sistem Input Data Bermasalah, Kasus Corona Jakarta Hanya Tercatat 782

Antara, · Selasa 23 Februari 2021 23:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 338 2367181 sistem-input-data-bermasalah-kasus-corona-jakarta-hanya-tercatat-782-R2BDFk29DE.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pertambahan konfirmasi positif Covid-19 di Jakarta hanya 782 kasus karena masih adanya masalah sistem pelaporan data di Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, mengatakan, masalah sistem tersebut menyebabkan laboratorium kesulitan memasukkan data pemeriksaan spesimen.

"Sebagian data positif (yang harusnya masuk) hari ini tertunda akibat perbaikan koneksi penginputan sistem Kemenkes. Kemungkinan akan ada akumulasi data dari yang sebelumnya tidak bisa dilakukan penarikan melalui sistem," kata Dwi, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Berkerumun, Ariza Minta Waktu Pelaksanaan Vaksinasi di Tanah Abang Diatur Ulang

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, kasus baru sebanyak 782 kasus itu merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) Senin 22 Februari terhadap 10.579 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.204 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 782 positif dan 7.422 negatif.

Dengan penambahan sebanyak 782 kasus itu, menyebabkan total kumulasi kasus positif saat ini sebanyak 331.876 kasus.

Data kasus baru 782 ini jika dibanding penambahan kasus positif harian sepekan maka lebih tinggi dibanding Kamis 18 Februari sebanyak 373 kasus. Juga masih lebih rendah dibanding penambahan kasus Senin 22 Februari, 2.471 kasus; Minggu 21 Februari, 2.720 kasus; Sabtu 20 Februari, 2.872 kasus; Jumat 19 Februari, 1.920 kasus; Rabu 17 Februari, 1.445 kasus;; dan Selasa 16 Februari, 1.861 kasus.

"Terlebih, jika dibandingkan dengan pertambahan Minggu (7/2) sebanyak 4.213 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi," tulis laporan itu. 

Penambahan 4.213 kasus pada Minggu 7 Februari itu juga pemegang rekor dalam kategori temuan kasus hasil tes harian yang dilaporkan (temuan asli), dengan rincian merupakan hasil tes PCR pada hari Sabtu 6 Februari.

Baca Juga: 200 Ribu Tenaga Kesehatan Belum Divaksin, Ini Respons Satgas Covid-19

Dari total kasus sebanyak 331.876 kasus ini, sebanyak 5.248 meninggal dunia atau 1,6 persen, sedangkan pasien sembuh sebanyak 1.815 orang sehingga totalnya menjadi menjadi 314.563 orang atau 94,8 persen. Sementara itu, jumlah kasus aktif atau masih dirawat sampai saat ini 12.065 orang.

Kemudian, dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" Covid-19 masih 16,8 persen atau sangat jauh di atas batas persentase Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maksimal lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini