Anak-Anak Korban Banjir Bekasi Dapat Trauma Healing

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Rabu 24 Februari 2021 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 338 2367730 anak-anak-korban-banjir-bekasi-dapat-trauma-healing-p1pgpr1KRF.jpg Anak-anak korban banjir di Bekasi dapat trauma healing (Foto: Abdullah M Surjaya)

BEKASI - Penanganan banjir di wilayah Bekasi tak hanya berupa materi maupun perbaikan infrastruktur saja. Namun, yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Bekasi ini berbeda. Mereka turun langsung untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak korban banjir.

Di Posko pengungsian yang berada di Masjid LAN Desa Waringinjaya, dan SMK Bima Sakti Kecamatan Kedungwaringin mereka mengumpulkan anak - anak untuk diberikan trauma healing. "Untuk sekarang kegiatan koseling ini di dua posko banjir," kata Komisioner Bimbingan Konseling KPAD Kabupaten Bekasi, Wulan Mayasari.

Baca Juga:  Cerita Sejoli yang Menikah di Kala Banjir Melanda Bekasi

Menurut dia, trauma healing diberikan karena dikhawatirkan banjir yang menimpa rumahnya berpengaruh pada psikologi anak-anak tersebut."Kegiatan trauma healing ini sebagai rasa empati dari KPAD Kabupaten Bekasi. Kami koordinasi dengan satgas, dari 14 titik posko dua titik ini masih banyak pengungsinya," ujarnya.

Wulan menjelaskan, agar si anak tidak bosan disela -sela kegiatan trauma healing diisi dengan sejumlah edukasi, hiburan permainan, bernyanyi maupun hadiah. Anak-anak di lokasi pengungsian itu sangat senang dan antusiasi dalam kegiatan tersebut."Sudah empat hari mereka mengungsi, karena rumahnya rusak berat," ungkapnya.

Selain memberikan hiburan, lanjut dia, pihaknya juga memberikan edukasi kepada anak-anak, agar selalu menjaga protokol kesehatan Covid-19, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Termasuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak bermain ditengah banjir.

Tak hanya edukasi untuk anaknya, orangtua juga sama diminta menjaga protokol kesehatan, kebersihan serta mengawasi anak-anak dalam situasi banjir tersebut agar tidak bermain saat banjir. Usai kegiatan itu juga, KPAD memberikan bantuan berupa perlengkapan bayi seperti popok, selimut maupun kebutuhan pokok lainnya.

Baca Juga:  Ganjar Minta Pemerintah Pusat Rp3,19 Triliun Atasi Banjir Pantura

KPAD Kabupaten Bekasi juga akan terus menyambangi lokasi pengungsian lainnya, guna memberikan trauma healing, edukasi serta bantuan kepada korban banjir, khususnya anak-anak. Apalagi kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Satgas P2TP2A setempat. 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini