Buron Kasus Bansos Covid-19, Sekdes Cipinang Bogor Diburu Polisi

Antara, · Kamis 25 Februari 2021 05:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 338 2367899 buron-kasus-bansos-covid-19-sekdes-cipinang-bogor-diburu-polisi-63lzwPmV05.jpg Kapolres Bogor, AKBP Harun (foto: Dok Antara)

BOGOR - Satuan Reskrim Polres Bogor masih memburu Sekretaris desa (sekdes) di Bogor, Jawa Barat, Endang Suhendar yang masih buron, setelah lebih dari sepekan ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana bantuan sosial (bansos) warga terdampak pandemi Covid-19.

"Masih dalam tahap pengejaran," ujar Kapolres Bogor AKBP Harun.

Baca juga:  Cari Bukti Korupsi Bansos , Ini Hasil Pengeledahah Rumah Politikus PDIP

Menurutnya, Sekdes Cipinang, Kecamatan Rumpin, Bogor itu, terlibat korupsi lantaran menarik setoran dari stafnya berinisial LH (32) yang juga berstatus tersangka, karena memanipulasi 30 data penerima bansos.

 Baca juga: Ini Penampakan Rumah Mewah Politikus PDIP yang 'Diacak-acak' KPK

Harun menyebutkan, LH yang menjabat sebagai Kasi Pelayanan di Desa Cipinang itu memanipulasi 30 data penerima bansos, sehingga meraup uang senilai Rp54 juta atau Rp1,8 juta dari setiap satu akun penerima bansos.

"Pemerintah kan memberikan bantuan setiap bulannya Rp600 ribu, dikalikan tiga jadi Rp1,8 juta per orang," tutur mantan penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

 

Harun menyebutkan, LH melakukan aksinya dengan dibantu 15 orang yang masing-masing dibekali dua akun penerima bansos untuk melakukan pencairan di Kantor Pos Cicangkal, Rumpin, Bogor.

Kemudian, sebanyak 15 orang yang mencairkan dana bantuan dengan kertas barcode berisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga setempat itu masing-masing dibayar oleh LH senilai Rp250 ribu.

"Sementara 15 figuran ini masih berstatus saksi, masih kami dalami. Kalau bukti cukup akan kami tersangkakan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini