Melihat Jasad Suaminya, Istri Korban Penembakan Cengkareng Menangis Histeris di RS Polri

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 25 Februari 2021 20:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 338 2368416 melihat-jasad-suaminya-istri-korban-penembakan-cengkareng-menangis-histeris-di-rs-polri-sQazJTjGdU.jpg Istri Doran Manik, korban penembakan di Cengkareng, Jakarta Barat menangis histeris (Foto: Erfan Maaruf)

JAKARTA - Istri Doran Manik (39), menangis histeris setelah keluar dari ruang Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia menangis melihat kondisi suaminya setelah menjalani autopsi lantaran menjadi korban penembakan di RM Cafe Cengkareng, Jakarta Barat.

Pantauan di lokasi, istri korban menangis keras setelah keluar dari ruang tersebut. Dia berteriak tak terima ditinggal selamat oleh suaminya.

"Saya punya anak!," teriak keras.

Baca Juga: Usai Diautopsi, 3 Jenazah Korban Penembakan di Cengkareng Diserahkan ke Keluarga

Dengan dipandu oleh keluarga dibawa ke ruangan transit jenazah. Dia tetap menangis tak kuat melihat kenyataan yang terjadi.

Manik merupkan kasir yang menjadi korban mati dari tiga korban meninggal di tempat setelah mendaptkan tembakan dari Bripka CS. Ketiganya yakni Praka Martinus Riski Kardo Sinurat, anggota Kostrad TNI AD, sebagai penjaga; Feri Saut Simanjuntak (FS). Sedangkan satu orang lainnya terluka berinisial Hutapea (H) yakni manajer cafe.

Diketahui ketiganya tewas di tangan tersangka Bripka CS yang merupakan anggota Polsek Kalideres. Kejadian ini bermula saat pelaku bersama temannya bernama Pegi memesan minuman di RM Kafe sekitar pukul 02.00 WIB. Namun kafe hendak ditutup dan pelanggan sudah bubar.

Baca Juga: Instruksi Kapolri Pasca Penembakan di Cengkareng, Bripka CS Diberhentikan Tidak Hormat!

Ketika pelaku ditagih bayaran Rp3.335.000, namun tidak mau membayar. Sehingga Sinurat selaku keamanan menegur pelaku dan terjadi cekcok.

Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan ditembakkan kepada ketiga korban secara bergantian. Kemudian, pelaku keluar cafe sambil menenteng senjata api di tangan kanannya. Pelaku dijemput temannya dengan menggunakan mobil.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini