Kasus Mayat Dalam Plastik, Polisi: Tidak Ada Pelecehan, Korban Sedang Datang Bulan

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 26 Februari 2021 14:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 338 2368814 kasus-mayat-dalam-plastik-polisi-tidak-ada-pelecehan-korban-sedang-datang-bulan-jKw08RIhFL.jpg Penemuan mayat dalam plastik hebohkan warga Bogor (Foto: tangkapan layar vidoeo)

BOGOR - Hasil visum jasad DP (18), gadis yang ditemukan terbungkus plastik di Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor diperkirakan telah meninggal dunia 8 jam sebelumnya. Belum ditemukan tanda adanya pelecehan seksual yang dialami korban.

"Hasil visum, perkiraan sekitar 8 jam kematian," kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Ermawanto, kepada wartawan, Jumat (26/2/2021).

Dhoni menambahkan sejauh ini tidak ada tanda-tanda bekas pelecehan seksual terhadap korban. Hanya saja, diketahui korban sedang datang bulan. "Tidak ada pelecehan, saat itu korban sedang baru datang bulan," jelasnya.

Untuk penyebab kematian, korban diduga kuat dibunuh pelaku dengan cara dicekik. Karena dokter menyampaikan ditemukan luka memar di leher.

"Hasil pemeriksaan saat ini yang sudah kami lakukan kegiatan visum, sudah mendapat hasil bahwa ada kekerasan di bagian leher yang disampaikan dokter itu yang menyebabakan kematian Ada kekerasan benda tumpul seperti cekikan," ungkapnya.

Sementara itu, dalam proses penyelidikan pihaknya sudah memeriksa sebanyak 7 orang saksi. Saksi-saksi tersebut mulai dari pihak keluarga, saksi di sekitar lokasi temuan termasuk teman korban.

"Sekitar 7 saksi (diperiksa). Terutama di TKP dan temen deket korban," tutup Dhoni.

Baca Juga : Hasil Autopsi Mayat Gadis Dalam Plastik, Dibunuh dengan Cara Dicekik

Seperti diketahui, jasad DP (18) ditemukan warga terbungkus plastik di pingggir Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Kamis 25 Februari 2021. Dari olah TKP, korban memakai kaos putih dan celana pendek serta kedua kaki terikat.

Diketahui, gadis asal Cibungbulang, Kabupaten Bogor itu sehari sebelumnya pamit kepada orangtuanya untuk pergi mengerjakan tugas sekolah. Sampai akhirnya, korban ditemukan tewas mengenaskan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini