Diterjang Banjir, Jembatan di Tambun Nyaris Amblas

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Jum'at 26 Februari 2021 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 338 2368885 diterjang-banjir-jembatan-di-tambun-nyaris-amblas-TtZdnzF8W7.jpg Jembatan di Tambun nyaris amblas tergerus banjir (Foto: Abdullah M Surjaya)

BEKASI - Jembatan penghubung antara Desa Mangunjaya di Kecamatan Tambun Selatan dengan Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara yang berada di Perumahan Graha Prima kondisinya sangat mengkhawatirkan dan sudah tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat atau lebih.

Penyebabnya, intensitas hujan yang tinggi membuat jembatan penghubung tersebut telah longsor kurang lebih sepanjang beberapa meter akibat tergerus luapan banjir. Di mana, sejak hujan deras yang mengguyur pada awal tahun kemarin menjadikan jembatan itu mengalami kerusakan cukup parah.

Karena tak kunjung diperbaiki, sehingga jembatan menjadi berlubang dan amblas yang membahayakan pengguna jalan. Ditambah lagi, padatnya kendaraan yang melintas mulai dari kendaraan roda dua, empat hingga truk dengan melebihi kapasitas melintasi jalan tersebut.

Baca Juga:  Banjir di Jalur Pantura Kaligawe Capai 1 Meter

Pantauan di lapangan, titik jembatan itu ada di sebelah kiri menuju ke wilayah Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan. Kerusakan jembatan itu terjadi sekitar panjang 200 meter. Terlihat jalan aspal pada jembatan itu posisinya nyaris turun. Sejumlah warga berjaga dan mengatur arus lalu lintas,

Sebab pengendara hendak melintasi jembatan harus bergantian. Hal itu dikarenakan hanya bisa dilalui satu jalur saja."Jembatan ini amblas sejak empat hari lalu, ditambah jembatan ini memang sudah dalam kondisi amblas sebelumnya," kata Saban (50) warga Mangunjaya.

Menurut dia, kerusakan jembatan itu terjadi sudah lama, dan belum ada perbaikan secara permanen dari pemerintah setempat, walaupun sebelumnya pernah ditambal menggunakan batu kapur. "Sekarang sudah tidak bisa dilewati truk, karena amblas, hanya satu jalan saja," ungkapnya.

Sebelum amblas, kata dia, warga secara swadaya melakukan penambalan disisi jembatan yang amblas walaupun hanya ala kadarnya menggunakan sisa pasir. Untuk itu, warga Desa Mangunjaya ini berharap pemerintah setempat bisa melakukan perbaikan di jembatan yang dilintasi Kali Jambe tersebut.

Baca Juga:  BPBD DKI: Pintu Air Pasar Ikan Jakarta Utara Siaga III

Sementara Camat Tambun Selatan, Junaefi mengatakan, bahwa perbaikan jembatan itu sudah menjadi skala prioritas pada Musrenbang tahun 2021. "Sudah dianggarkan sekitar Rp300 juta. Namun, kalau melihat kondisi jembatan sekarang sepertinya tidak memungkinkan anggarannya cukup," katanya.

Menurutnya, memang saat ini kondisi jembatan hanya bisa dilalui di sebagian sisi, karena ada penambalan yang dilakukan dari swadaya masyarakat. Untuk itu, pihaknya terus berkordinasi kepada pemerintah agar ada perbaikan sementara di lokasi itu."Sudah saya laporkan juga kepada intansi terkait," tegasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini